PENUTURNEWS.ID, KUALA KURUN – Saat sebagian warga mulai beristirahat pada Kamis (30/7/2026) malam, belasan personel gabungan justru berpacu dengan waktu. Sebuah titik panas (hotspot) yang terdeteksi di pinggir Jalan Lintas Kurun–Tewah memaksa aparat bergerak cepat agar kobaran api tidak berubah menjadi bencana yang lebih besar.
Begitu laporan diterima, personel Polres Gunung Mas bersama BPBD, TNI, Manggala Agni, pemadam kebakaran, dan masyarakat langsung menuju lokasi yang berada di koordinat -1.108267, 113.770065, Kecamatan Kurun. Tim mulai bergerak sekitar pukul 19.10 WIB dengan satu tujuan, menghentikan api sebelum melahap kawasan yang lebih luas.
Operasi pemadaman dipimpin Kasat Samapta Polres Gunung Mas AKP A. Agung Gede R.S. didampingi Pamapta I Ipda M. Ramli. Sebanyak 23 personel diterjunkan, terdiri dari tujuh anggota Polri, enam personel BPBD, dua personel TNI, empat personel Manggala Agni, dan empat personel pemadam kebakaran.
Sesampainya di lokasi, seluruh unsur langsung berkoordinasi dan membagi tugas. Ada yang fokus melakukan penyemprotan, ada yang memastikan api tidak merambat ke semak dan lahan di sekitarnya, sementara warga turut membantu mempercepat proses pemadaman.
Kerja sama lintas instansi itu membuahkan hasil. Sekitar pukul 20.30 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dinyatakan terkendali. Kecepatan respons tim gabungan menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang menjadi karhutla yang lebih luas.
Pamapta I Polres Gunung Mas, Ipda M. Ramli, mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang turun langsung ke lapangan.
“Kami mengapresiasi sinergi seluruh personel gabungan dan dukungan masyarakat yang bersama-sama melakukan pemadaman hingga titik api berhasil dikendalikan. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat sehingga dampaknya dapat diminimalkan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui PS Kasi Humas Polres Gunung Mas, Ipda Abner, S.Sos., Jumat (31/7/2026).
Ia menegaskan, Polres Gunung Mas akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, kecepatan bertindak dan solidnya kerja sama menjadi faktor utama dalam melindungi masyarakat serta mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla bukan hanya tugas aparat. Dukungan masyarakat yang cepat melapor dan ikut membantu di lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga Kabupaten Gunung Mas tetap aman dari ancaman kebakaran selama musim kemarau.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Humas/Red]










Komentar ditutup.