PENUTURNEWS.ID – Jumat (7/8/2026) siang yang semula berjalan biasa di Desa Matabu RT 02, Kecamatan Dusun Timur, mendadak berubah jadi tontonan penuh kepanikan. Sekitar pukul 14.12 WIB, api melahap satu unit rumah tinggal dua lantai hingga membuat warga sekitar berhamburan keluar.
Petugas Polsek Dusun Timur yang menerima laporan langsung meluncur ke lokasi. Tak pakai lama, personel langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), membantu mengatur arus lalu lintas, sekaligus berkoordinasi dengan relawan, petugas pemadam kebakaran, dan pihak PLN.
Singkat cerita, si jago merah memang tidak diundang, tetapi datangnya cukup bikin repot.
Rumah tersebut diketahui milik Tarto dan selama kurang lebih lima bulan terakhir disewa oleh Yoga Pratama. Saat kejadian, Yoga mengaku sedang berada di luar rumah untuk mengantarkan makanan. Ia meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 WIB.
Namun, sekitar pukul 14.12 WIB, kabar buruk datang. Yoga mendapat informasi bahwa rumah yang ditempatinya sudah terbakar. Aktivitas mengantarkan makanan pun mendadak berubah menjadi urusan menyelamatkan tempat tinggal.
Kebakaran itu ternyata tidak hanya berdampak pada rumah Yoga. Jali, pemilik usaha penjahit yang berada tidak jauh dari lokasi, turut menjadi korban. Sejumlah kain jahitan miliknya yang sedang dalam proses pengerjaan ikut dilalap api sehingga menimbulkan kerugian.
Jali menduga kebakaran tersebut dipicu oleh arus pendek listrik. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena petugas masih melakukan penyelidikan.
Sementara itu, Haji Sanusi Anwar (56), warga yang berada di sekitar lokasi, mengaku sempat berusaha memadamkan api secara manual. Ia mencoba menyiram api menggunakan air dari dalam rumah.
Menurut Sanusi, asap pertama kali terlihat dari bagian lantai bawah. Saat itu, ia sempat menduga api berasal dari kompor yang belum dimatikan atau sumber lain yang berkaitan dengan minyak. Melihat api semakin membesar, ia kemudian langsung menghubungi relawan dan petugas pemadam kebakaran.
Petugas bersama relawan pun langsung berjibaku memadamkan api. Setelah beberapa waktu, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Kapolsek Dusun Timur IPDA Sulkhan Sururi, S.E., mengatakan personelnya langsung bergerak setelah menerima laporan kebakaran.
“Begitu menerima laporan, personel kami langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP, membantu pengaturan arus lalu lintas, dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran serta relawan,” ujar Sulkhan.
Ia menegaskan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam tahap penyelidikan dan pihaknya masih menunggu hasil olah TKP.
Sulkhan juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh urusan listrik dan peralatan rumah tangga.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah,” katanya.
Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di lokasi kembali aman, tertib dan kondusif. Namun, peristiwa tersebut menyisakan satu pesan sederhana: sebelum meninggalkan rumah, jangan cuma ingat dompet, kunci dan ponsel. Kompor, colokan, kabel dan peralatan listrik juga perlu diajak “berdamai”.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Man/Red]










Komentar ditutup.