PENUTURNEWS.ID – UPT Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya melalui profesionalisme, tetapi juga penguatan mental dan spiritual para pegawainya.
Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Rohani bagi pegawai Nasrani yang dirangkai dengan Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT RSUD Kuala Kurun, pada Kamis (27/8/2026), di Aula UPT RSUD Kuala Kurun.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti jajaran pejabat, staf dan pegawai RSUD Kuala Kurun, serta Ketua dan seluruh anggota DWP. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita.
Pelayanan Firman Tuhan disampaikan Pdt. Brata Agitama, S.Th., dengan mengangkat tema dari Mazmur 37:5, “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.”
Dalam khotbahnya, Pdt. Brata Agitama mengingatkan bahwa ayat tersebut bukan sekadar ajakan untuk menyerahkan persoalan kepada Tuhan, tetapi juga membangun kepercayaan yang aktif dan terus-menerus.
Kata “serahkanlah” dimaknai sebagai menggulingkan atau meletakkan beban kepada Tuhan. Beban kehidupan, kekhawatiran, pergumulan dalam pekerjaan hingga persoalan masa depan tidak harus dipikul sendirian.
Namun, penyerahan tersebut harus disertai dengan kepercayaan penuh. Ketika manusia telah melakukan bagiannya dengan sungguh-sungguh, Tuhan diyakini akan turut bertindak membuka jalan dan memberikan pertolongan pada waktu yang tepat.
Pesan tersebut dinilai sangat relevan dengan tugas para pegawai RSUD Kuala Kurun yang setiap hari berhadapan dengan masyarakat dan berbagai kondisi pasien.
Dalam pelayanan kesehatan, tenaga medis maupun pegawai rumah sakit dituntut memberikan pelayanan terbaik sesuai keilmuan, standar operasional prosedur (SOP), serta penuh empati. Namun, hasil akhir dari setiap perjuangan tetap berada dalam kuasa Tuhan.
Karena itu, penyerahan diri kepada Tuhan diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih tenang, tidak mudah menyerah, serta tetap memiliki kepedulian dan kasih dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Tidak hanya bagi tenaga kesehatan, pesan tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh pegawai sebagai abdi negara. Bekerja dengan jujur, disiplin, bertanggung jawab dan tulus menjadi bagian penting dari pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua DWP RSUD Kuala Kurun, Yusie Aprilia Heriyanto mengatakan, pembinaan rohani menjadi sumber penguatan dalam menjalankan peran di tengah kesibukan mendukung keluarga dan tugas suami sebagai bagian dari pelayanan publik.
Melalui kegiatan tersebut, katanya, RSUD Kuala Kurun berharap pembinaan rohani dapat menjadi bekal dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal keahlian, tetapi juga tentang ketulusan, empati dan kekuatan hati. Dengan menyerahkan setiap tugas kepada Tuhan, keluarga besar RSUD Kuala Kurun diharapkan semakin siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gunung Mas,” tandasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pelayanan RSUD Kuala Kurun serta kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gunung Mas.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Klk/Red]









Komentar ditutup.