PENUTURNEWS.ID – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Gunung Mas memberikan sejumlah pandangan dan rekomendasi strategis terhadap pidato pengantar Wakil Bupati Gunung Mas terkait perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Pandangan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat, Karrolina, dalam rapat paripurna DPRD Gunung Mas di gedung dewan, Rabu (26/8/2026).
Fraksi Demokrat menilai perubahan APBD 2026 harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama pada sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta penyelesaian kewajiban keuangan daerah.
Salah satu perhatian utama Fraksi Demokrat adalah kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang masih membutuhkan penanganan di sejumlah wilayah. Karrolina menyampaikan, peningkatan alokasi belanja modal harus difokuskan secara cepat dan tepat sasaran untuk perbaikan serta pemeliharaan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan.
Menurutnya, akses jalan yang memadai bukan sekadar penunjang transportasi, tetapi menjadi urat nadi perekonomian masyarakat, khususnya di kecamatan dan desa.
“Peningkatan alokasi Belanja Modal harus difokuskan secara cepat dan tepat sasaran pada perbaikan serta pemeliharaan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak,” kata Karrolina.
Fraksi Demokrat menilai kualitas infrastruktur menjadi salah satu kunci pemerataan pembangunan di Kabupaten Gunung Mas. Jalan yang baik akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan berbagai aktivitas ekonomi desa.
Selain infrastruktur, Fraksi Demokrat juga meminta pemerintah daerah memperkuat sektor kesehatan dan pendidikan melalui pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Karrolina menegaskan, pendidikan dan kesehatan merupakan pilar penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, penajaman program dalam Perubahan APBD 2026 harus memastikan pelayanan dasar masyarakat terpenuhi sesuai ketentuan Permendagri Nomor 59 Tahun 2021.
Fraksi Demokrat secara khusus menyoroti kebutuhan tenaga medis, ketersediaan obat-obatan di Pustu dan Puskesmas, serta sarana dan prasarana belajar mengajar di sekolah-sekolah yang berada di pelosok desa.
“Tenaga medis, ketersediaan obat-obatan di Pustu/Puskesmas, serta sarana belajar mengajar di sekolah-sekolah di pelosok desa harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Menurur dia, Fraksi Demokrat juga menyatakan kesiapan untuk mengawal dan menyukseskan program unggulan Tambun Bungai yang menjadi bagian dari arah pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Gunung Mas 2025-2029.
Program yang mengusung semangat Maju, Sehat, Cerdas, Mandiri, dan Bermartabat tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai konsep pembangunan, tetapi benar-benar diterjemahkan ke dalam program kerja setiap perangkat daerah.
Karrolina berharap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat menerjemahkan visi tersebut secara konsisten melalui program dan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Fraksi Demokrat, lanjutnya, siap menjalankan fungsi pengawasan agar program unggulan tersebut berjalan sesuai tujuan dan menyentuh kebutuhan masyarakat di lapisan bawah.
Persoalan kewajiban keuangan daerah juga menjadi perhatian Fraksi Demokrat. Karrolina menyebut Dana Kurang Bayar Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam (SDA) sebesar Rp11,45 miliar yang telah disalurkan secara tunai ke kas daerah harus dimanfaatkan secara transparan dan akuntabel.
Dana tersebut, menurut Fraksi Demokrat, harus diarahkan untuk menyelesaikan kewajiban belanja daerah yang masih terutang.
Terlebih, waktu pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 kini tersisa hanya beberapa bulan. Karena itu, pemerintah daerah diminta tidak menunda pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan.
“Kami mengingatkan agar seluruh kegiatan fisik dan nonfisik segera dieksekusi dengan tetap menjaga ketepatan waktu, efisiensi, dan mutu kualitas pekerjaan,” tegas Karrolina.
Fraksi Demokrat berharap perubahan APBD 2026 tidak hanya menjadi instrumen penyesuaian anggaran, tetapi benar-benar menjadi momentum mempercepat pembangunan dan memperkuat pelayanan dasar masyarakat Gunung Mas.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
Baca lainnya : https://penuturnews.id/2026/09/02/tas-selempang-di-lemari-kos-bikin-m-tak-berkutik-7-paket-diduga-sabu-disita-polisi/
[Hms/Red]







Komentar ditutup.