Menu ✖

Barito Timur

Pedang Terangkat, Kapolres Baru Mulai Langkah di Barito Timur

badge-check

Pedang Terangkat, Kapolres Baru Mulai Langkah di Barito Timur Perbesar

PENUTURNEWS.ID – Belum sempat banyak melangkah, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si. sudah lebih dulu “dihadang” barisan pedang. Bukan untuk duel, apalagi mencari lawan, melainkan sebuah tradisi penyambutan bagi orang nomor satu yang baru di Polres Barito Timur.

Tradisi Pedang Pora menyambut kedatangan AKBP Iqbal Sengaji saat tiba di Mako Polres Barito Timur, Jumat (11/9/2026). Deretan pedang terangkat, para perwira berdiri tegap, sementara jajaran pejabat utama, Kapolsek, personel hingga Bhayangkari turut menyambut kehadiran Kapolres baru tersebut.

Suasananya khidmat, tetapi tidak kaku. Ada nuansa keakraban yang terasa sejak langkah pertama AKBP Iqbal memasuki lingkungan markas kepolisian tersebut.

Pedang Pora menjadi semacam “gerbang kehormatan” bagi sang kapolres baru. Setelah melewati barisan pedang, AKBP Iqbal secara resmi memasuki Mako Polres Barito Timur sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinannya di wilayah tersebut.

Tradisi itu bukan sekadar seremoni. Di balik pedang yang diangkat para perwira, terselip pesan tentang penerimaan, penghormatan dan kesiapan jajaran untuk bekerja bersama di bawah kepemimpinan baru.

Kehadiran Bupati Barito Timur, Wakil Bupati, unsur Muspida, PJU, para perwira, Kapolsek jajaran dan Bhayangkari semakin memperkuat suasana kebersamaan dalam penyambutan tersebut.

Namun, setelah pedang kembali diturunkan, pekerjaan justru baru dimulai. Menjadi Kapolres bukan hanya soal berdiri gagah di tengah barisan upacara. Ada sederet pekerjaan rumah yang menunggu: menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memastikan pelayanan kepolisian berjalan baik, memberikan perlindungan dan pengayoman, sekaligus memastikan penegakan hukum tetap profesional.

Di tengah dinamika kamtibmas yang terus bergerak, soliditas internal menjadi modal penting. PJU, para perwira, Kapolsek hingga seluruh personel dituntut mampu bergerak dalam satu irama agar kebijakan dan program kepolisian tidak berhenti sebagai rencana di atas kertas.

Di luar pagar Mako, tantangannya tentu lebih beragam. Sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga Barito Timur tetap aman dan kondusif.

Kapolres baru juga diharapkan tidak hanya meneruskan program yang sudah berjalan baik, tetapi mampu membaca kebutuhan masyarakat dan melahirkan inovasi yang benar-benar terasa manfaatnya.

Sebab, zaman berubah, persoalan kamtibmas pun ikut berubah. Respons kepolisian dituntut semakin cepat, tepat dan terukur.

Maka, Pedang Pora Jumat pagi itu boleh saja disebut sebagai seremoni. Tetapi bagi AKBP Iqbal Sengaji, barisan pedang tersebut sekaligus menjadi pintu masuk menuju tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Dari gerbang Mako Polres Barito Timur, langkah baru pun dimulai. Pedangnya sudah terangkat. Penyambutannya sudah selesai. Kini waktunya bekerja.

Dengan kepemimpinan baru, Polres Barito Timur diharapkan semakin memperkuat pelayanan publik, menjaga stabilitas kamtibmas serta membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :

WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok :

https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

 

[Ogn/Red]

 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

28 Okt 2026 - 06:36 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

28 Okt 2026 - 06:23 WIB

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

28 Okt 2026 - 02:11 WIB

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota
Trending di Kabupaten Gunung Mas