PENUTURNEWS.ID – Patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas, tak sekadar menyusuri jalan dan memantau kondisi lapangan. Satu titik api ditemukan di Desa Luwuk Langkuas, Sabtu (12/9/2026) pagi.
Begitu api terlihat, personel Polsek Rungan bersama Koramil Rungan dan Damkar PT SKS Listrik Kalimantan (SLK) langsung bergerak. Titik kebakaran berada di lahan pinggir jalan raya dengan koordinat -1.40062, 113.56977.
Patroli sendiri dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Saat menyisir wilayah Desa Luwuk Langkuas, petugas mendapati kobaran api yang telah membakar lahan dengan perkiraan luas mencapai satu hektare.
Tak ingin api menjalar lebih luas, regu piket Polsek Rungan bersama personel Koramil Rungan dan Damkar PT SLK segera melakukan pemadaman. Satu unit kendaraan roda empat pemadam milik PT SLK dikerahkan untuk mendukung proses pengendalian api.
Personel gabungan bekerja di lokasi dengan fokus utama memutus jalur api dan mencegah kobaran merembet ke area lain. Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan.
Kapolsek Rungan Ipda Muhamad Helmi Hakim, S.H., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., menegaskan bahwa patroli menjadi salah satu kunci dalam mempercepat respons terhadap Karhutla.
“Begitu personel menemukan titik api, langkah pemadaman langsung dilakukan bersama Koramil dan Damkar PT SLK. Fokus kami adalah memutus jalur api agar tidak menyebar lebih luas dan memastikan penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” ujar Ipda Muhamad Helmi Hakim.
Menurutnya, kolaborasi lintas unsur sangat penting dalam menghadapi Karhutla. Dukungan kendaraan pemadam, kata dia, turut mempercepat proses pengendalian api di lapangan.
Usai pemadaman, petugas juga melakukan pengecekan terhadap lokasi. Pemilik lahan yang terbakar hingga kini masih dalam penyelidikan.
Patroli tersebut menjadi bukti bahwa ancaman Karhutla tidak bisa dianggap sepele. Titik api yang ditemukan sejak pagi langsung ditangani sebelum berpotensi berubah menjadi kebakaran yang lebih besar.
Polres Gunung Mas pun mendorong sinergi antara Polri, TNI, perusahaan, pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus diperkuat. Sebab, dalam situasi rawan Karhutla, kecepatan menemukan api dan bergerak memadamkannya bisa menjadi pembeda antara titik api kecil dan kebakaran yang meluas.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]









Komentar ditutup.