PENUTURNEWS.ID – Tak hanya dituntut tangguh dalam menjalankan tugas militer, personel TNI-AD yang dipercaya mengelola administrasi keuangan juga harus memiliki ketelitian dan pemahaman yang mumpuni. Sebab, kesalahan dalam pertanggungjawaban anggaran dapat berdampak pada tertibnya pengelolaan keuangan satuan.
Menyikapi hal tersebut, Kodim 1018/Gunung Mas (GMS) menggelar Pembinaan Teknis Prosedur Penerimaan Anggaran Satker/Subsatker Kodam XXII/Tambun Bungai serta Pembuatan Wabku, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Makodim 1018/GMS, Kuala Kurun, ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi personel yang bertugas menangani administrasi dan pertanggungjawaban keuangan di masing-masing staf.
Pembinaan tersebut ditujukan agar para pelaksana Wabku mampu menjalankan tugas secara optimal, sekaligus meminimalkan kesalahan administrasi yang bersifat prinsip.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai prosedur pengotorisasian anggaran, belanja pegawai, belanja barang dan modal, hingga teori serta penerapan pembuatan Wabku.
Materi pembinaan disampaikan oleh personel yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan keuangan, termasuk dari Staf Perencanaan dan Pengendalian Anggaran (Srendam) serta Kudam XXII/Tambun Bungai. Tim pemateri dipimpin Kapten Cku Nadir Sonhaji selaku ketua tim, didampingi Letda Cku Nurwito sebagai sekretaris.
Bekal Militer, Ditambah Kompetensi Administrasi
Pembinaan teknis ini menjadi penting mengingat para pelaksana Wabku di lingkungan satuan umumnya merupakan bintara yang memiliki latar belakang utama di bidang kemiliteran. Karena itu, penguatan pemahaman administrasi keuangan diperlukan agar tugas pertanggungjawaban anggaran dapat dilaksanakan sesuai ketentuan.
Dengan adanya pembinaan dari tenaga yang berkompeten, personel diharapkan mampu memahami prosedur secara lebih baik dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan ini juga diarahkan untuk menyamakan persepsi antarstaf, sehingga tidak terjadi lagi kesalahan dalam penyusunan Wabku maupun pelaksanaan program kerja dan anggaran.
Tertib administrasi, transparansi, dan efektivitas pengelolaan keuangan menjadi sasaran utama yang ingin dicapai. Dengan demikian, setiap program kerja dan anggaran di lingkungan Kodim 1018/GMS diharapkan dapat terlaksana secara optimal dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku.
Pembinaan ini sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung tata kelola keuangan satuan yang akuntabel, efektif, dan profesional.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Pendim/Red]










Komentar ditutup.