PENUTURNEWS.ID – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengancam wilayah Kabupaten Gunung Mas. Kebakaran yang melanda kawasan perkebunan sawit dan karet milik warga pada Sabtu (19/9/2026) langsung direspons cepat oleh personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Damkar dan relawan.
Sebanyak 26 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar lahan dengan luas sekitar 5 hektare. Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas ke area perkebunan dan lingkungan masyarakat sekitar.
Personel yang terlibat terdiri dari 5 anggota Kodim 1018/Gunung Mas, 4 personel Polres Gunung Mas, 9 anggota BPBD, 4 personel Damkar serta 4 relawan.
Dalam proses penanggulangan, tim gabungan didukung tiga alat penyemprot air, tiga unit kendaraan pemadam kebakaran, dan dua mobil pikap yang membawa tandon air. Peralatan tersebut digunakan untuk menunjang pemadaman sekaligus mempercepat mobilitas personel di lokasi kejadian.
Berkat kesigapan dan koordinasi seluruh unsur, api berhasil dipadamkan. Penanganan ini menjadi langkah penting dalam mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran serta menjaga keamanan masyarakat di sekitar lokasi.
Dandim 1018/Gunung Mas, Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, S.Sos., M.H.I., mengatakan, penanganan Karhutla tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat.
“Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan dari ancaman Karhutla,” ujar Danang.
Ia menegaskan, kolaborasi seluruh unsur menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Pergerakan cepat tim gabungan diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Gunung Mas. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Pendim/Red]








Komentar ditutup.