PENUTURNEWS.ID – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Gunung Mas. Polres Gunung Mas bersama unsur TNI, Satpol PP, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) turun langsung melakukan patroli gabungan di wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran berulang.
Patroli digelar di Desa Petak Bahandang dan Desa Teluk Nyatu, Jumat (25/9/2026), mulai pukul 15.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin Perwira Pengendali Pamapta I Polres Gunung Mas, IPDA Doni N. Siregar, S.H.
Sebanyak 23 personel gabungan terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 10 personel Polri, tujuh personel TNI, dua personel Satpol PP, serta empat anggota MPA.
Dengan menyusuri wilayah sasaran, tim melakukan pemantauan kondisi lapangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api. Patroli juga menjadi bagian dari langkah preventif agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Untuk mendukung kegiatan, petugas mengerahkan empat kendaraan roda empat dan satu kendaraan roda enam. Dukungan sarana tersebut digunakan untuk mempermudah mobilitas personel selama melakukan pemantauan di wilayah yang menjadi sasaran patroli.
Tak hanya mengandalkan kehadiran aparat, patroli juga melibatkan masyarakat melalui MPA. Keterlibatan warga dinilai penting karena masyarakat menjadi salah satu unsur yang berada paling dekat dengan kondisi lingkungan dan dapat membantu memberikan informasi apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., Ipda Doni mengatakan patroli tersebut mengedepankan kesiapsiagaan dan pencegahan.
“Patroli gabungan ini merupakan bentuk kesiapan bersama untuk mencegah terjadinya Karhutla. Kami mengutamakan pemantauan wilayah, komunikasi dengan masyarakat, dan respons cepat apabila ditemukan potensi kebakaran,” ujarnya saat dikonfirmasi PS Kasihumas Polres Gunung Mas IPDA Abner, S.Sos., Sabtu (26/9/2026) pagi.
Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur. Karena itu, kehadiran TNI, Satpol PP, kepolisian, dan MPA di lapangan diharapkan dapat memperkuat pengawasan di kawasan yang memiliki potensi kebakaran.
Selain melakukan pemantauan, personel juga membangun komunikasi dengan masyarakat di sekitar lokasi patroli. Warga diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan yang dapat meluas dan sulit dikendalikan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu Karhutla, serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tegas IPDA Doni.
Patroli gabungan di Petak Bahandang dan Teluk Nyatu menjadi salah satu langkah preventif Polres Gunung Mas dalam menghadapi potensi Karhutla. Sinergi lintas unsur dan keterlibatan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]
@penuturnews.id










Komentar ditutup.