PENUTURNEWS.ID – Sungai Kahayan akhirnya “mengembalikan” jasad Muhammad Kasfi Rosadi. Namun bukan dalam keadaan yang diharapkan keluarganya.
Remaja yang dilaporkan tenggelam di kawasan Gosong Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut, Palangka Raya, itu ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 10.33 WIB. Jasad korban ditemukan sekitar 20 meter dari titik awal ia dilaporkan menghilang.
Penantian keluarga yang sejak sehari sebelumnya menggantungkan harapan di tepian sungai pun berakhir. Sayangnya, kabar yang datang bukanlah tentang Kasfi yang ditemukan dalam keadaan selamat.
Lurah Pahandut Ahmad Reza membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan jasad Muhammad Kasfi telah ditemukan tim gabungan.
“Sudah ditemukan mayatnya barusan,” ujar Reza saat dikonfirmasi, Senin siang.
Pagi itu, pencarian kembali digeber sejak pukul 07.00 WIB. Sebelum turun ke lapangan, Tim SAR Gabungan lebih dulu melakukan briefing untuk mematangkan rencana operasi sekaligus memastikan kekuatan personel yang diterjunkan.
Kepala Kantor Basarnas Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana mengatakan, penyisiran dilakukan mengikuti aliran Sungai Kahayan hingga radius sekitar dua kilometer ke arah hilir. Tim juga menyiapkan opsi penyelaman jika kondisi di lapangan memungkinkan.
Tak sampai setengah hari, pencarian akhirnya menemukan titik terang.
Sekitar tiga setengah jam setelah operasi dimulai, korban ditemukan. Lokasinya sekitar 20 meter dari titik awal Kasfi dilaporkan tenggelam.
Setelah dievakuasi, jenazah Muhammad Kasfi Rosadi kemudian dibawa ke Ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.
Sehari Sebelumnya Masih Dicari
Pencarian terhadap Kasfi sebelumnya dilakukan sejak Minggu (9/8/2026). Namun hingga sore hari, keberadaan korban belum juga ditemukan.
Tim SAR Gabungan kemudian menghentikan operasi sekitar pukul 17.00 WIB. Meski begitu, pencarian tidak benar-benar berhenti. Malam harinya, TSAKA Kelurahan Pahandut bersama relawan, RT, RW dan warga tetap melakukan penyisiran di sekitar lokasi.
Harapan masih digantungkan. Sungai masih disisir. Nama Kasfi masih terus dicari.
Pencarian kemudian kembali dilanjutkan Senin pagi dengan melibatkan Basarnas, Polairud dan BPBD Kota Palangka Raya hingga akhirnya korban ditemukan.
Bermain di Tepian Sungai, Berujung Petaka
Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB, Minggu (9/8/2026). Muhammad Kasfi Rosadi yang merupakan warga Kampung Baru saat itu bermain bersama tiga rekannya di kawasan Gosong Pelabuhan Rambang.
Korban diduga bermain di tepian sungai. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, Kasfi disebut tidak bisa berenang.
Situasi berubah dalam hitungan detik. Saat teman-temannya menoleh, Kasfi sudah tidak terlihat.
Dari sana, pencarian pun dimulai. Bukan perkara mudah, sebab sungai bukan halaman rumah yang bisa disapu mata dari ujung ke ujung. Arus dan kedalaman air membuat proses pencarian membutuhkan waktu, tenaga, serta kehati-hatian ekstra.
Hari pertama belum membuahkan hasil. Hari kedua menjadi penentu. Dan sekitar pukul 10.33 WIB, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban.
Kepala Kantor Basarnas Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR telah berupaya maksimal dalam operasi tersebut.
“Operasi SAR telah kami laksanakan secara maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat. Korban berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ungkap Alit.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa tepian sungai bukan tempat bermain yang bisa dianggap sepele. Air yang terlihat tenang belum tentu bersahabat, apalagi bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan berenang.
Bagi keluarga Muhammad Kasfi, pencarian memang telah berakhir. Namun duka dan kehilangan tentu belum akan selesai dalam waktu singkat.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Tr/Red]










Komentar ditutup.