PENUTURNEWS.ID – Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kepungan kabut asap terus ditunjukkan keluarga besar RSUD Kuala Kurun. Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD Kuala Kurun bersama para pegawai dan pihak swasta menyalurkan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bantuan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas untuk mendukung para petugas yang berada di garis depan penanggulangan Karhutla, sekaligus membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Ketua DWP RSUD Kuala Kurun, Yusie Aprilia Heriyanto, mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan dan penyaluran bantuan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak donatur, pegawai RSUD, ibu-ibu DWP, serta pihak swasta atau distributor yang ikut berpartisipasi di dalamnya,” ujar Yusie, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi bencana yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian, solidaritas, dan dukungan DWP, pegawai RSUD Kuala Kurun, serta distributor swasta kepada para petugas serta masyarakat yang terdampak maupun terlibat dalam upaya penanggulangan Karhutla,” katanya.
Yusie berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para petugas di lapangan serta mendukung kelancaran upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan mendukung kelancaran upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya.
Di tengah ancaman Karhutla yang terus membutuhkan perhatian, langkah DWP RSUD Kuala Kurun bersama pegawai dan pihak swasta menunjukkan bahwa penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab petugas di lapangan.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat menjadi energi tambahan untuk memperkuat upaya bersama melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Klk/Red]









Komentar ditutup.