PENUTURNEWS.ID – Baru menjabat beberapa bulan, sebagai Kapolres Gunung Mas, AKBP Arum Sari Puspita Dewi S.H., S.I.K., M.A., langsung tancap gas membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Bukan sekadar basa-basi, kunjungannya ke KPU, Bawaslu hingga tokoh agama Islam di Kuala Kurun, Kamis (17/9/2026), membawa satu pesan yang cukup serius: jangan bakar lahan, jangan bikin kabut asap makin parah!
Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menghantui Kabupaten Gunung Mas, Kapolres memilih memperkuat sinergi dengan lembaga penyelenggara pemilu dan tokoh agama. Sebab, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya urusan polisi, tetapi juga membutuhkan dukungan banyak pihak.
Kunjungan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor KPU Kabupaten Gunung Mas, Jalan Letjen Soeprapto, Kuala Kurun. Kapolres didampingi Kasatintelkam Polres Gunung Mas AKP R. Rachmad Abd R., S.H., beserta sejumlah personel.
Kedatangan rombongan disambut Ketua KPU Kabupaten Gunung Mas Elfrins G. Tumon bersama anggota KPU.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di lingkungan Polres Gunung Mas sekaligus menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan. Silaturahmi itu juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan kerja sama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Namun, ada satu persoalan yang tak luput dari pembahasan: karhutla dan kabut asap. Kapolres meminta dukungan KPU untuk ikut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Gunung Mas, kami berharap dapat terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Kami juga memohon dukungan untuk bersama-sama mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih saat wilayah kita menghadapi karhutla dan kabut asap,” kata AKBP Arum Sari Puspita Dewi saat dikonfirmasi PS Kasihumas Polres Gunung Mas Ipda Abner, S.Sos., Jumat (18/9/2026) pagi.
Ketua KPU Elfrins G. Tumon menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan mendukung Polri, khususnya Polres Gunung Mas, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah kondisi karhutla dan kabut asap.
Sekitar pukul 09.45 WIB, Kapolres melanjutkan kunjungan ke Kantor Bawaslu Kabupaten Gunung Mas, yang juga berada di Jalan Letjen Soeprapto, Kuala Kurun.
Pertemuan tersebut dihadiri Komisioner Bawaslu Kabupaten Gunung Mas Sukjani, anggota Bawaslu Agus Praptomo Cahyo, S.T., staf Bawaslu, serta personel Polres Gunung Mas.
Silaturahmi berlangsung dalam suasana komunikasi dan koordinasi. Pesan pencegahan karhutla kembali disampaikan, termasuk pentingnya mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Artinya, ke mana pun langkah Kapolres bergerak, urusan menjaga keamanan berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Sekitar pukul 10.30 WIB, Kapolres melanjutkan kunjungan ke kediaman tokoh agama Islam Kabupaten Gunung Mas, H. Try Sutrisno, di Jalan M.T. Haryono, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun.
Kemudian pada pukul 11.00 WIB, kunjungan dilanjutkan ke kediaman tokoh agama Islam H. Subur Abdul Manan di Jalan Sangkurun, Kelurahan Kuala Kurun.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menyampaikan tujuan silaturahmi sekaligus mengajak tokoh agama untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tak hanya itu, pesan pencegahan karhutla juga kembali dititipkan. Kapolres berharap para tokoh agama dapat membantu menyampaikan imbauan melalui lingkungan keagamaan, sehingga masyarakat semakin memahami bahaya pembakaran lahan.
“Peran tokoh agama sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Kami mengharapkan dukungan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memperburuk kondisi karhutla dan kabut asap,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi.
H. Subur Abdul Manan menyatakan kesiapan mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa pesan mengenai larangan membakar lahan akan disampaikan melalui lingkungan jemaat.
Rangkaian kunjungan Kapolres Gunung Mas berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Dari kantor penyelenggara pemilu hingga kediaman tokoh agama, satu pesan terus digaungkan: menjaga Gunung Mas tetap aman, sekaligus mencegah asap semakin menjadi-jadi.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]








Komentar ditutup.