PENUTURNEWS.ID – Malam Minggu menjadi perhatian jajaran Satlantas Polres Gunung Mas. Personel menggelar kegiatan penertiban terhadap aksi balap liar serta penggunaan knalpot brong yang dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap aktivitas anak muda yang memanfaatkan malam akhir pekan untuk melakukan balap liar, khususnya di sejumlah lokasi rawan dan kawasan padat penduduk.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi S.H., S.I.K., M.A., melalui Kasatlantas Polres Gunung Mas IPTU Eko Erry Setiawan, S.H., S.I.K., C.PRH., mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang ditingkatkan, terutama pada malam akhir pekan.
“Ini merupakan agenda rutin yang ditingkatkan, mengingat malam Minggu biasanya anak muda melakukan balapan liar dengan menggunakan knalpot brong di daerah rawan maupun di tempat-tempat padat penduduk,” kata IPTU Eko, Minggu (27/9/2026).
Menurutnya, keberadaan balap liar tidak hanya berpotensi membahayakan keselamatan pengendara, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Sementara suara bising dari knalpot brong kerap mengganggu kenyamanan warga.
Karena itu, personel Satlantas Polres Gunung Mas terus meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap rawan dijadikan lokasi balap liar.
Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya preventif untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tetap kondusif.
IPTU Eko kembali mengimbau para pengguna kendaraan, khususnya kalangan anak muda, agar tidak melakukan aksi balap liar maupun menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.
“Jangan jadikan jalan umum sebagai arena balap. Keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]










Komentar ditutup.