KUALA KURUN, PENUTURNEWS.ID – Dua penambang yang masih tertimbun material longsor di Kabupaten Gunung Mas, masih dalam upaya pencarian.
Tim gabungan yang telah sampai di lokasi masih melakukan observasi di lokasi areal yang terdampak longsor. Upaya pencarian korbanGadeonsin dan Muliadi (51) hingga Jumat 24 Januari 2025, masih dilakukan.
Baca juga: Legislator: Kehadiran Toko Modern di Gumas Dinilai ada Plus dan Minus
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas, Atis, menyampaikan pihaknya telah sampai di titik longsor di Desa Tumbang Mahuroi, Kecamatan Damang Batu.
“Tim kami sudah dikerahkan di lokasi longsor. Untuk korban belum bisa dipastikan kondisinya, sementara kami masih berkordinasi untuk evakuasi,” Ujar Atis, saat dikonfirmasi, sore ini.
Peristiwa nahas ini diyakini murni akibat faktor alam. Terlebih intesitas hujan beberapa hari kebelakang cukup tinggi. Akibatnya, struktur tanah terutama pada tebing-tebing curam mudah bergeser (longsor).
Baca juga: Pemkab Gumas Raih Penghargaan ISPS
Dalam proses pencarian, kondisi medan yang terjal ditambah cuaca yang kurang mendukung cukup membuat petugas kesulitan. Kemungkinan, pencarian bakal dilanjutkan menggunakan alat berat.
“Kami sudah kordinasi untuk mendatangkan alat berat, kemungkinan besok pagi sudah mulai penggalian di areal longsor,” Ungkap Atis.
Pencarian terhadap warga dikenal sebagai Bapa Yesi dan Iparnya ini nantinya difokuskan pada lokasi pondok. Keduanya diduga tertimbun longsoran bukit saat beristirahat di dalamnya.
Sementara itu, Kapolres AKBP Theodorus Priyo Santosa melalui Kapolsek Kahut Ipda Muklisin membenakan peristiwa tertimbunnya kedua warga saat berada didalam pondok tersebut, dan saat ini pihaknya bersama tim penyelamat dari BPBD sedang berada di lokasi kejadian. [RED-2]







Komentar ditutup.