Sahli Bupati Gumas Guanhin didampingi Plt Sekretaris Dinkes Gumas dr Walti, kabid Kesmas Herianto dan narasumber di aula Bapperida setempat, Rabu (16/04/2025).
KUALA KURUN, Penuturnews.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Gunung Mas (Gumas) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar, sosialisasi Sistem Informasi Kepegawaian Nasional (Simpegnas), bagi Rumah Sakit (RS) Pratama Talaken dan seluruh UPT Puskesmas di wilayah setempat.
“Kegiatan sosialisasi ini sebenarnya merupakan bagian dari program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Gumas, berkaitan dengan disiplin pegawai negeri sipil (PNS) dan PPPK. Jadi siapapun yang merasa dirinya ASN itu wajib aturannya mentaati disiplin,” kata Bupati diwakili Staf Ahli (Sahli) Bupati Gumas Guanhin, di aula Bapperida setempat, Rabu (16/04/2025).
Baca Lagi :
RSUD Kurun Akui, Operasi Simpegnas Terkendala di Hari Sabtu dan Minggu
Kapolres Baru Gunung Mas Disambut Dengan Hangat dari Kapolres Lama
Sambung Guanhin yang juga mejabat sebagai Plt Kepala BKPSDM Gumas ini menjelaskan, terutama berkaitan dengan kinerja kehadiran dari ASN dan absensi yang menjadi salah satu kerja yang hadir dan bekerja. Yang mana, untuk menunjang salah satu kinerja 100 hari dari Bupati dan Wakil Bupati Gumas saat ini.
“Bagi yang tidak disiplin akan diberikan sangsi oleh instansi masing-masing, dan penekanannya didalam ini kalau si oknum ASN-nya tidak aktif artinya tidak kerja, artinya kita tekankan kehadiran itu wajib, karena kita diberikan tunjangan untuk penambahan penghasilan,” tegas dia.
Sementara itu, Plt Sekretaris Dinkes Gumas dr Walti menjelaskan, tujuan dari sosialisasi Simpegnas ini untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan data kepegawaian di seluruh instansi, baik di pusat maupun daerah, dan juga untuk mengintegrasikannya secara nasional.
Dengan kata lain, sosialisasi ini bertujuan agar semua pihak memahami dan dapat menggunakan Simpegnas dengan benar, sehingga data kepegawaian dapat dikelola dengan lebih efektif dan terintegrasi.
“Kalau untuk jumlah dari peserta ini baik dari 17 puskesma dan satu RS Pratama sebanyak 54 orang terdiri dari kepala RS dan kepala UPT Puskesmas dan operator mereka, dan kegiatan ini kita lakukan selama satu hari,” demikian dia.
Baca Lagi : Video Diduga Pasangan Muda Mudi Tak Senonoh Kembali Viral Hebohkan Gunung Mas
[red]








Komentar ditutup.