Sebuah rumah mengalami kebakaran di Desa Luwuk Langkuas, Jumat (18/04/2025).
KUALA KURUN, Penuturnews.id – Sebuah toko sembako dan bengkel motor terbuat dari material kayu milik Ira Susilawati (26) warga Desa Luwuk Langkuas, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) hangus dilalap api. Akibatnya, pemilik mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai ratusan juta. Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Jumat (18/4/2025) sore pukul 18.00 WIB.
Informasi dari Polsek Rungan, peristiwa kebakaran itu diketahui pemilik sedang berada di depan rumahnya, sementara suami dan anaknya berada di samping rumah. Namun, ketika Ira masuk ke dalam rumah tiba-tiba melihat api sudah nampak menyala membesar di bagian tengah rumah.
Melihat itu, ia memanggil suami, dan anaknya agar segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan meminta bantuan dengan masyarakat desa setempat. Warga sekitar yang melihat berusaha membantu memadamkan api.
Akan tetapi, kontruksi bangunan terbuat dari material kayu dan kondisi cuaca yang panas, api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan. Beruntung, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api sekitar pukul 18.48 WIB.
Baca lagi : Harga Emas Diprediksi Tembus Rp 2 Juta Per Gram
“Saya bersama suami dan anak, kaget sekali waktu yang melihat api sudah besar di dalam rumah. Disitu kami langsung lari keluar untuk menyelamatkan diri,” kata Ira Susilawati.
Kapolsek Rungan, Ipda Budi Hartono saat dihubungi, membenarkan adanya peristiwa kebakaran itu dan pihaknya telah mendatangi TKP, membantu melakukan pemadaman bersama Damkar, mencatat saksi-saksi, melakukan olah TKP kebakaran, dan mengamankan barang bukti.
“Sudah kita datangi ke lokasi kejadian, namun karena rumah yang terbuat dari kayu api sangat cepat menghanguskan bangunan itu, untuk itu kami mengimbau ke masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan kami akan menyelidiki peristiwa ini,” ujarnya, Sabtu (19/04/2025).
Baca Lagi : Terimakasih, Polsek Manuhing Kawal Ibadah Kamis Putih Sampai Selesai
Pada kesempatan itu juga dia berpesan kepada masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik secara berkala, lalu tidak menumpuk colokan listrik, dan memastikan kompor dalam keadaan mati saat ditinggalkan. Selain itu, sediakan alat pemadam api ringan (Apar) di rumah sebagai langkah antisipasi.
Dijelaskannya, dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Namun, pemilik mengalami kerugian materiil yang dialami korban capai ratusan juta . Untuk itu ia berharap, kepada Pemda setempat agar memberikan bantuan kepada korban, supaya untuk meringankan beban mereka.
Ikuti saluran Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[red]









Komentar ditutup.