KUALA KURUN, Penuturnews.id – Program Asta Cita Presiden RI, tentang ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian, secara khusus di Kabupaten Gunung Mas. Hal itulah, Dinas Pertanian (Distan) Gumas menyerahkan bantuan bibit jagung hibrida kepada Kelompok Tani (Poktan).
Untuk diketahui, bahwa kelompok tani “Bumi Sejahtera Gunung Mas Kahanjak”. Merupakan kelompok tani ini binaan dari Polres Gumas dan mengelola lahan milik Polres.
Kepala Distan Gumas Aryantoni melaksanakan penyerahan, bantuan berlangsung di lahan garapan kelompok tani tersebut. Dimana, bantuan bibit sekitar 45 kilogram bibit jagung hibrida unggul merk Bisi 18 dan diserahkan secara simbolis yang diteriman langsung oleh Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, pada hari Rabu 28 Mei 2025 lalu.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pertanian atas dukungannya.
“Ini merupakan wujud sinergi yang luar biasa antara Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian, Polres Gunung Mas, dan masyarakat atau kelompok tani,” ujar Kapolres.
Kepala Distan Kabupaten Gumas, Aryantoni menyatakan,dalam bantuan ini merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui pemerintah daerah untuk mendukung petani.
“Kami juga akan terus memberikan pendampingan teknis, melalui tim BP3K agar para petani dapat menerapkan praktik pertanian yang baik dan benar,” jelas Aryantoni.
Ia berharap kedepan, dengan adanya bantuan bibit jagung berkualitas dan pendampingan teknis yang berkelanjutan, diharapkan Kelompok Tani “Bumi Sejahtera Gunung Mas Kahanjak” dan dapat meningkatkan produksi jagung secara signifikan.
“Dengan produktifitas meningkat maka pada akhirnya, akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan anggota kelompok tani, dan mendukung ketersediaan pangan di Gumas,” pungkas dia.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*/red]










Komentar ditutup.