PANGKALAN BUN, Penuturnews.id – Barisan pagar betis nampak berjejer rapi. Di hari yang cerah kala itu, ratusan siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pangkalan Bun tengah bersiap-siap menyambut kedatangan orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai.
Setibanya pada pukul 09.30 WIB, Gubernur beserta rombongan kunjungan kerja (kunker) digiring menuju panggung utama. Didampingi langsung Bupati, Wakil Bupati dan Wakil Ketua II DPRD Kobar, langkah mereka diiringi pemutaran lagu Isen Mulang yang menyatu padu dengan sorak sorai tepukan tangan.
Siswa siswi hingga guru berwajah penuh antusias bertemu sosok pemimpin daerah hadir di tengah-tengah mereka, sebagai alumni kejuruan perdagangan Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) pada masanya yang mana kini dikenal menjadi SMKN 1 Pangkalan Bun. Tak sekedar bernostalgia di sekolah yang membesarkan namanya, Gubernur datang membawa segenggam misi besar untuk memajukan kualitas dunia pendidikan.
Mengawali sambutannya, sebuah bait pantun terucap ramah. Suasana berubah kian hangat. Berdiri diatas Panggung Aspirasi, Gubernur spontan meminta dua murid untuk ikut naik bersamanya, lalu berdialog akrab terkait kondisi fasilitas belajar mengajar di kelas.
“Papan tulis digital yang masih kurang dicatat ya Pak Kadis Pendidikan. Yang penting kalau sudah diterima nanti, diharap siswa siswi sekalian bisa menjaganya dengan baik,” ujar Gubernur di sela-sela perbincangan.
Beliau pun menegaskan komitmennya dalam upaya pemerataan sarana, prasarana dan teknologi pembelajaran termasuk pengadaan inovasi papan tulis digital interaktif. Gubernur optimis, pendidikan vokasi di Kalteng mampu melahirkan lulusan yang siap bekerja, berdaya saing, berwirausaha, dan kemampuan adaptasi teknologi hingga digitalisasi.
SMK Negeri 1 Pangkalan Bun jadi salah satu contoh SMK yang terbukti mencetak lulusan-lulusan terbaik. Gubernur mengaku bangga berhasil menempuh pendidikan kejuruan yang diajarkan dari para guru tanpa kenal pamrih, hingga mengantarkan dirinya berdiri memimpin Kalteng.
Kesempatan kunjungan kerja ini dirangkaikan pula dengan pengadaan Pasar Murah, Bazar UMKM, penyerahan sapi bantuan Presiden dan hewan kurban serta pemberian piagam penghargaan peternak sapi potong atas partisipasinya dalam mendukung penyediaan hewan kurban Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden Prabowo Subianto di Provinsi Kalteng Tahun 2025. Di momen ini juga, Gubernur sengaja membagi-bagikan sejumlah uang saku.
“Saya beri untuk anak-anak ku siswa siswi semuanya yang hadir di sini, masing-masing Rp 50 ribu,” sebutnya.
“Tapi tolong ya, jadi pelajar itu engga boleh ngerokok, apalagi pakai narkoba, minum miras, judol, coba-coba pergaulan bebas dan kenakalan remaja lainnya. Jangan asyik berpacaran, ibadah harus yang rajin, disiplin belajar dan berbakti kepada orangtua,” tambah Agustiar Sabran menasehati ratusan murid di hadapannya.
Selanjutnya, Gubernur juga menyerahkan secara simbolis kepada lima perwakilan lulusan penerima pembebasan ijazah yang tertahan lama pihak sekolah. Gubernur Kalteng memastikan bahwa Ijazah SMA, SMK, dan Sekolah Khusus yang selama ini ditahan dari tahun 2018-2023 dibebaskan berjumlah 2.372 banyaknya.
“Ada yang bertahun-tahun ditahan pihak sekolah, alasannya karena banyak faktor. Saya imbau kepada kepala sekolah, setelah ini tidak ada lagi ijazah ditahan, apapun permasalahannya. Ini adalah tanda kelulusan, kunci pembuka kesuksesan. Kalau tertahan kasian kan anak didik, bagaimana mau bisa kuliah, daftar CPNS dan seterusnya,” tukasnya.
Sebelum mengakhiri kunker, ungkap rasa terimakasih kepada Gubernur menghampiri dari para murid dan guru. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) diatas kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran di 100 hari masa program kerjanya telah mencurahkan segenap waktu memfokuskan pembangunan di berbagai bidang, baik pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur demi mewujudkan Kalteng yang semakin Berkah dan Maju.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*/red]








Komentar ditutup.