KUALA KURUN, Penuturnews.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunung Mas telah menyerahkan bantuan kepada korban yang terdampak banjir dan tanah longsor yang tersebar di Kecamatan Miri Manasa, pada Tanggal 6 Agustus 2025 lalu. Hal itulah, melalui BPBD, Dinsos dan Camat menyerahkan bantuan kepada warga di beberapa desa di kecamatan tersebut.
Hal itu, Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong melalui Plt. Kalaksa BPBD Gunung Mas Atis merespon atas bencana itu menjelaskan, semua pemberian bantuan ini berdasarkan adanya data terpadu dari Camat Miri Manasa. Sehingga, pihak pemerintah langsung turun menyerahkan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir dan tanah longsor.
“Korban terdampak banjir dan tanah longsor ini ada 195 KK dan data ini merupakan data terpadu yang terintegrasi dari Camat, kita dari BPBD dan Dinsos, telah serahkan seperti keperluan untuk alat dapur, sembako dan lain-lain. Selain itu, yangkami lakukan juga sangat selaras dengan program Pemda yakni program Tambun Bungai,” ungkap Atis, dikomfirmasi, Kamis (14/8/2025).
Untuk data, kata dia, dalam bencana banjir dan longsor ini yang telah menerjang beberapa desa di Kecamatan Miri Manasa, dan rincian korban per-desa, seperti Desa Rangan Hiran, sebanyak 22 KK terdampak banjir dan 2 KK terkena dampak longsor, sehingga total ada 24 KK terdampak.
Kemudian, Desa Tumbang Masukih, sebanyak 94 KK terdampak banjir dan 1 KK terdampak longsor, total 95 KK terdampak. Desa Mangkuhung, sebanyak 10 KK terdampak banjir, longsor tidak ada, sehingga total 10 KK terdampak. Desa Tumbang Napoi ada 6 KK terkena dampak longsor.
“Desa Tumbang Manyoi, ada 20 KK terdampak banjir, untuk longsor nihil, dan total 20 KK terdampak banjir. Desa Buntoi, ada 20 KK banjir, longsor nihil, dan total 20 KK. Koroi ada 20 KK kena banjir, longsor nihil, dan total 20 KK terdampak,” jelasnya.
Sedangkan data yang dilaporkan, tambah dia, total korban banjir dan longsor di Kecamatan Miri Manasa adalah 195 KK, dengan rician untuk banjir ada 186 KK, Longsor ada 9 KK. Karena itu, ia mengimbau agar masyarakat selalu siap siaga dan waspada, terhadap bahaya bencana seperti banjir dan longsor.
“Kita juga telah melakukan upaya penanganan dan pemantauan terhadap situasi bencana banjir ini. Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi bencana yang tidak bisa kita prediksi,” imbuh dia.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*/red]









Komentar ditutup.