Menu ✖

Eksekutif

SMPN-4 Kurun Belum Terapkan Full Day School, Ini Alasannya

badge-check

DITEMUI : Kepala SMPN-4 Kurun Korvet  (tengah) bersama rekan kerjannya saat ditemui wartawan di sekolah tersebut, Selasa (02/09/2025). [Foto : Dok/PN] Perbesar

DITEMUI : Kepala SMPN-4 Kurun Korvet (tengah) bersama rekan kerjannya saat ditemui wartawan di sekolah tersebut, Selasa (02/09/2025). [Foto : Dok/PN]

KUALA KURUN, Penuturnews.id – Saat ini, untuk sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas sebagian mulai menerapkan jam belajar full day school. Akan tetapi ada juga yang masih belum, seperti di salah satu sekolah yakni SMPN-4 Kurun yang menerapkan sekolah enam hari sekolah atau belajar.

“Untuk kita SMPN-4 Kurun ini masih belum full day school, karena sesuai arahan dari dinas untuk merobah pemblajaran dari enam hari ke lima hari itu perlu rapat dengan pihak komite sekolah dan sampai sekarang kami masih merencanakan itu kedepan,” ungkap Kepala SMPN-4 Kurun Korvet saat dibincangi, Selasa (02/09/2025).

Menurut dia, belum dilakukan penerapan full day ini sebenarnya ada berbagai faktor seperti anak-anak ini, masih diperlukan oleh orang tua mereka setelah pulang sekolah. Sehingga penerapannya, masih belum dan sekolah menerapakan belajar enam hari kerja atau masuk. Kemudian, ini juga tidak terlalu membebani orang tua dari segi biaya.

“Karena kalau mereka full day otomatis, biaya makan siang mereka pasti banyak, dan kami berharap kedepannya bisa full day. Tetapi kalau orang tua dan komite tidak bersedia, kami juga dan tetap seperti yang sekarang ini saja,” katanya.

Disisi lain, Korvet sangat bersukur, pihaknya sudah ada pagar sekolah dan pintu gerbang, sehingga pada jam belajar ditutup. Kemudian anak sekolah tidak bisa keluar, sehingga tidak berdampak dalam pelajaran, sebab yang dikwatirkan kalau kelura dapat berakibat fata atau bisa menimbulkan kecelakaan.

“Lalu kedua kenakalan diluar, seperti merokok, minum-minuman keras atau pergaulan bebas, karena itu kami berharap kepada anak-anak tidak melakukan pembullyian terhadap teman mereka dan kedua menjauhi sifat yang merusak seperti fasilitas sekolah yang menentukan proses belajar mengajar,” tandas dia.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di

 

[*/red] 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

25 Okt 2026 - 02:12 WIB

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

24 Okt 2026 - 02:33 WIB

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga
Trending di Kabupaten Gunung Mas