Menu ✖

Hukum dan Kriminal

Hutan Adat di Miri Manasa Diduga Digarap untuk Tambang Ilegal, Damang: Pemerintah Diminta Bertindak

badge-check

Damang Miri Manasa, Tonadi D. Encun bersama Mantir dan pihak terkait sedang membahas terkait hutan adat tersebut di Kuala Kurun, Rabu (10/09/2025). Inzet : Diduga tambang yang beroperasi di lokasi hutan adat. [Foto : Ist] Perbesar

Damang Miri Manasa, Tonadi D. Encun bersama Mantir dan pihak terkait sedang membahas terkait hutan adat tersebut di Kuala Kurun, Rabu (10/09/2025). Inzet : Diduga tambang yang beroperasi di lokasi hutan adat. [Foto : Ist]

PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Hutan Adat Himba Antang Ambun Liang Bungai di Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, yang telah terbit surat keputusan dari Kementerian KLHK, saat ini  diduga terancam digarap dan akan dilakukan tempat aktivitas tambang ilegal.

Damang Miri Manasa, Tonadi D. Encun, angkat bicara dan mengatakan, bahwa pihaknya sebelumnya telah mendapatkan laporan, dari pengurus hutan adat tentang adanya penambangan illegal yang dilakukan oleh alat mekanis atau alat berat.

“Saya sebagai Damang Miri Manasa, menanggapi baik laporan tersebut. Karena adalah salah satu tugas dan fungsi kami sebagai lembaga adat,” jelas Tonadi D. Encun, Rabu (10/09/2025).

Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, dan provinsi agar dapat membantu lembaga kedamangan merespon laporan tersebut. “Harapan kita kepada pemerintah supaya bisa merespon laporan tersebut,” harapnya.

Damang menjelaskan, bahwa luas wilayah hutan adat tersebut adalah 14.224,19 hektare. Ia juga menyebutkan bahwa pada tanggal 19 Maret 2025 lalu, pihaknya bersama masyarakat disana telah membuat kesepakatan bersama, bahwa di dalam wilayah hutan adat tersebut tidak boleh digarap dengan alat mekanis, melainkan hanya bisa memakai kearifan lokal saja.

Tonadi D. Encun menegaskan, bahwa kegiatan yang dilakukan di hutan adat tersebut, bahkan itu memang sudah melanggar kesepakatan dan aturan yang dibuat oleh pihak Kementerian KLHK.

“Yang dikerjakan itu menggunakan alat mekanis dan memang sudah memasuki hutan adat yakni di Himba Antang Ambun Liang Bungai dan daerah ini kita pastikan terluas di Indonesia,” pungkasnya.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di

 

[tim/red] 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Nah Lo! Tujuh Sopir Positif Narkoboy, jadinya Polres Bartim Tempuh Rehabilitasi dan Ungkap Kasus Sabu

29 Okt 2026 - 03:36 WIB

Nah Lo! Tujuh Sopir Positif Narkoboy, jadinya Polres Bartim Tempuh Rehabilitasi dan Ungkap Kasus Sabu

Kaus Kaki Hitam Jadi Tempat Simpan Ekstasi! Polisi Sita 10,5 Butir dan Uang Rp1,6 Juta di Gunung Mas

29 Okt 2026 - 03:20 WIB

Kaus Kaki Hitam Jadi Tempat Simpan Ekstasi! Polisi Sita 10,5 Butir dan Uang Rp1,6 Juta di Gunung Mas

Tak Sekadar Patroli, Satlantas Polres Gunung Mas Berbagi dengan Sopir Truk Sambil Ingatkan Bahaya ODOL

29 Okt 2026 - 02:52 WIB

Tak Sekadar Patroli, Satlantas Polres Gunung Mas Berbagi dengan Sopir Truk Sambil Ingatkan Bahaya ODOL

Cegah Kecelakaan di Tikungan Tajam, Satlantas Polres Gunung Mas Pasang Spanduk Imbauan

29 Okt 2026 - 02:38 WIB

Cegah Kecelakaan di Tikungan Tajam, Satlantas Polres Gunung Mas Pasang Spanduk Imbauan

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat
Trending di Kabupaten Gunung Mas