Berdasarkan informasi dari Polisi, korban pertama kali ditemukan oleh kekasihnya, pasalnya ia datang setelah curiga tak ada kabar selama behari-hari.
Ketika ia datang, tidak ada sapaan mesra seperti biasanya, namun ia harus rela menyaksikan kekasihnya yang sudah tak bernyawa dan terbujur kaku dalam kondisi tragis.
Dikomfirmasi, Kapolsek Baamang, AKP Mochammad Romadon, membenarkan adanya penemuan mayat MA di dalam barak yang terbujur kaku tersebut. Akhirnya, Polisi bersama relawan PMI segera mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Murjani Sampit untuk dilakukan visum.
“Korban sudah kita evakuasi ke rumah sakit. Saat ini penyebab pastinya masih kita selidiki dengan memeriksa sejumlah saksi,” kata AKP Mochammad.
Data lain, tragedi ini diduga berawal dari perselisihan antara MA dengan kekasihnya beberapa hari sebelumnya. Pada Jumat (26/9/2025), korban sempat menelpon pacarnya, memintanya segera pulang ke barak.
Dalam percakapan itu, korban juga sempat melontarkan ancaman akan mengakhiri hidupnya bila permintaannya tidak dipenuhi. Itulah komunikasi terakhir korban dengan sang kekasih. Sejak saat itu, korban tidak lagi memberi kabar.
Namun tiga hari berselang pacarnya, memberanikan diri datang langsung ke barak dan mendapati pemandangan yang menghancurkan hatinya. Belum dapat dipastikan apa yang menjadi pemicu pertengkaran keduanya. hingga kabar ini dinaikan Polisi masih melakukan pendalaman, termasuk memintai keterangan saksi-saksi yang mengenal korban.
“Untuk motifnya sendiri belum jelas, dan masih kita dalami, termasuk penyebab pertengkaran korban dengan pacarnya,” pungkas AKP Mochammad.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*/red]










Komentar ditutup.