Menu ✖

Headline

Gadis Muda Hamil di Kotim Dibunuh Pacar, gegara Tolak Gugurkan Kandungan

badge-check

Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Iyudi Hartanto bersama jajaran saat menunjukkan barang bukti pelaku yang disita, Senin (6/10/2025). [FOTO : PR] Perbesar

Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Iyudi Hartanto bersama jajaran saat menunjukkan barang bukti pelaku yang disita, Senin (6/10/2025). [FOTO : PR]

SAMPIT, Penuturnews.id – Dugaan kasus menghilangkan nyawa, sempat menggemparkan warga Desa Merah, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Kotim. Seorang pria berinisial J (27), yang diketahui sebagai salah satu pegawai perangkat desa setempat, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap RTS (19), kekasihnya sendiri.

 

Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Iyudi Hartanto, dalam konferensi pers di Mapolres Kotim, Senin (6/10/2025), mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/10/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku menghubungi korban untuk bertemu di lokasi sepi yang sudah ditentukan, yakni jalan buntu di Desa Merah.

 

“Dari hasil penyelidikan, pelaku ini sudah merencanakan aksinya. Ia membawa tali dari rumah dan memilih lokasi yang jauh dari keramaian,” ungkap AKP Iyudi saat konferensi pers.

 

Di lokasi tersebut, pelaku dan korban sempat berbicara. Pelaku meminta korban untuk menggugurkan kandungannya yang berusia sekitar 12 minggu. Permintaan itu ditolak korban sehingga membuat pelaku emosi.

 

“Pelaku memukul korban dengan potongan papan sebanyak tiga kali ke bagian kepala dan leher. Saat korban terjatuh, pelaku kembali memukul hingga kemudian mencekik korban selama beberapa menit,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, pelaku kembali memastikan nyawa korban dengan menggunakan seutas tali plastik yang dicekikkan ke leher korban selama lima menit hingga korban benar-benar meninggal dunia. Setelah itu, pelaku melarikan diri meninggalkan korban.

Polisi yang menerima laporan dari pihak keluarga korban bergerak cepat. Unit Reskrim Polsek Parenggean bersama Satreskrim Polres Kotim berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya di kecamatan lain.

Barang bukti yang disita antara lain satu unit sepeda motor, telepon genggam, sandal korban, dua potong tali plastik, serta papan kayu yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

Dalam keterangan pelaku dihadapan Kasat Reskrim dan para wartawan, J mengaku dirinya baru berpacaran sekitar satu bulan dengan korban. Ia menolak bertanggung jawab atas kehamilan korban karena merasa belum siap.

 

“Saya terbawa emosi saat korban menolak untuk menggugurkan kandungan. Saya menyesal telah membunuhnya,” ungkap J.

Atas perbuatannya, J dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun.

 

“Kasus ini masih terus kami dalami. Yang jelas, motif utama pelaku adalah memaksa korban menggugurkan kandungan yang ditolak korban. Dari situ pelaku nekat menghabisi nyawa kekasihnya,” tandas AKP Iyudi.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di

 

[pr/red]   

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

28 Okt 2026 - 06:36 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

28 Okt 2026 - 06:23 WIB

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

28 Okt 2026 - 02:11 WIB

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota
Trending di Kabupaten Gunung Mas