KUALA KAPUAS, Penuturnews.id – Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas kembali menggiatkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan penanaman bawang prei di area kebun rutan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Kapuas dalam menghasilkan aktivitas positif, produktif, dan berkelanjutan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk pembinaan yang terarah.
Kepala Rutan Kapuas, Daniel Kristianto, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bawang prei merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang terus dikembangkan.
“Kami ingin WBP tidak hanya mendapatkan kegiatan, tetapi juga wawasan nyata yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” kata Daniel Kristianto, Selasa (09/12/2025).
Penanaman bawang prei dilakukan oleh WBP dengan pendampingan petugas untuk memastikan proses berjalan tertib dan sesuai tahapan yang telah ditentukan. Mulai dari pengolahan lahan, penanaman bibit, hingga perawatan rutin dilakukan bersama secara gotong royong.
Melalui metode praktik langsung, WBP diharapkan memahami proses budidaya tanaman hortikultura dengan lebih mudah. Kegiatan ini juga membangun rasa tanggung jawab, kemandirian, dan kebersamaan di antara WBP.
Tanaman bawang prei yang dibudidayakan diharapkan dapat menjadi hasil panen yang berkualitas dan memberi nilai tambah bagi program pembinaan kemandirian di Rutan Kapuas. Aktivitas ini sekaligus menunjukkan bahwa lingkungan rutan dapat tetap produktif melalui kegiatan yang terarah dan positif.
Dengan adanya penanaman bawang prei ini, Rutan Kapuas berharap WBP semakin termotivasi untuk mengembangkan diri melalui kegiatan-kegiatan bermanfaat.
Dengan demikian, program pembinaan kemandirian akan terus diperluas sebagai bentuk komitmen Rutan Kapuas dalam menciptakan sarana pembinaan yang mendukung perubahan perilaku, kemandirian, dan kesiapan WBP dalam proses reintegrasi sosial.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di ;
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Lex/red]








Komentar ditutup.