Menu ✖

Hukum dan Kriminal

Sebelum Malaikat Maut Menjemput, DB Diduga Sempat Gunakan Benda Ini!

badge-check

Jenazah DB ketika dievakuasi aparat gabungan dari TNI dan Polisi dan dibantu warga di Desa Tuyun, pada Kamis 12 September 2024. Perbesar

Jenazah DB ketika dievakuasi aparat gabungan dari TNI dan Polisi dan dibantu warga di Desa Tuyun, pada Kamis 12 September 2024.

KUALA KURUN — Seorang pria berinisial DB (34) warga di Jalan Desa Batu Sambung, Kecamatan Pasak Talawang, Kabupaten Kapuas, yang sudah dijemput malaikat maut dan viral dimedsos baik facebook, grup WhatApps, IG, bahkan di akun Tiktok warga.

Kala itu, ia ditemukan masyarakat sudah tak bernyawa sambil berdiri, dan menggunakan kameja merah, saat dirinya berusaha masuk di perumahan warga di Desa Tuyun, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalteng.  

Baca Juga : Tewas Sambil Berdiri Terjepit Pintu, DB Asal dari Kabupaten Tetangga

Dimana, Ia diduga sempat menggunakan alat pertanian yakni cangkul, untuk melancarkan aksinya. Namun, nahasnya ia belum sempat masuk kedalam rumah dikarenakan terjepit daun pintu. Bahkan, ia menghembuskan nafas terakhirnya, di antara daun pintu masuk rumah, pada Kamis 12 September 2024 kemarin.

Kapolres Gumas AKBP Theodorus P Santosa melalui Kapolsek Sepang Debby Soesilo menjelaskan, dimana korban juga kala itu diduga berusaha masuk ke dalam perumahan dengan cara merusak kunci dan mencongkel pintu menggunakan cangkul.

Baca Juga : Pencurian TBS, Jadi Sorotan Polda Kalteng

“Kami saat dilokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti, termasuk cangkul yang diduga digunakan korban untuk mencongkel pintu,” katanya, Kamis 12 September 2024.

Namun, ujarnya menjelaskan, saat kepala DB ini berhasil masuk, tubuhnya terjepit di pintu yang masih terkunci. Diduga korban tidak bisa menarik kembali kepalanya sehingga terjebak dan meninggal dunia akibat kehabisan oksigen.

“Saat itu korban diduga terjepit di bagian leher karena bagian bawah pintu masih merekat kuat terkunci sehingga menjepit leher korban, dan sudah kita evakuasi serta langsung dibawa ke Puskesmas Sepang untuk divisum,” tuturnya.

Baca Juga : Pemkab Gumas Raih Penghargaan ISPS

“Dari hasil visum, tidak ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban dan hanya terdapat luka bekas jepitan benda tumpul pada leher korban serta meninggalnya korban diduga akibat tidak lancarnya sirkulasi udara ke paru-paru dan otak pada bagian kepala sehingga korban kehabisan oksigen,” timpal dia. [red]

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

28 Okt 2026 - 06:36 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

28 Okt 2026 - 06:23 WIB

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

28 Okt 2026 - 02:11 WIB

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota
Trending di Kabupaten Gunung Mas