KUALA KURUN, Penuturnews.id – Tim gabungan Satgas Saber dari Polres Gunung Mas menggelar inspeksi mendadak dan koordinasi lapangan di wilayah Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (21/2/2026), untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
“Kehadiran kami di sini merupakan komitmen Polri dalam mendukung Satgas Saber Pangan untuk terus melakukan pemantauan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi menjelang Hari Raya Idul Fitri untuk melakukan pelanggaran harga atau penimbunan,” kata Kasat Reskrim AKP Agung Wijaya Kusuma, S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H.
Tim bergerak menyisir sejumlah titik strategis, di antaranya Pasar Lama Kuala Kurun, Ritel Modern (Toko Syahlaril), Toko Sembako Harris, dan Gudang Bulog Kabupaten Gunung Mas. Berdasarkan hasil pemantauan langsung, mayoritas stok bahan pangan di wilayah Kuala Kurun terpantau aman. Namun, terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas.
Berikut adalah rincian harga per 20-21 Februari 2026:
– Beras Medium: Rp 150.000 (Sesuai HET)
– Beras Premium: Rp 160.000 (Di atas HET)
– Cabe Rawit Merah: Rp 110.000 (Di atas HAP)
– Daging Sapi: Rp 165.000 (Di atas HAP)
– Bawang Merah/Putih: Rp 40.000 (Di bawah HAP)
– Telur Ayam: Rp 30.000 (Di bawah HAP)
– Gula Pasir: Rp 18.000 (Di bawah HAP)
Tim mencatat bahwa tingginya harga pada beberapa komoditas seperti cabai dan daging disebabkan oleh faktor logistik, di mana sekitar 80% pasokan pangan di Kabupaten Gunung Mas masih didatangkan dari luar wilayah Kalimantan Tengah.
“Kami mengimbau para pedagang untuk tetap mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Secara keseluruhan, ketersediaan stok di Gudang Bulog dan pasar tradisional masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Gunung Mas ke depan,” tambah AKP Agung Wijaya Kusuma.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan aman dan lancar. Pemerintah daerah bersama instansi terkait berkomitmen untuk terus menggelar operasi pasar secara berkala guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani kelangkaan bahan pokok.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Humas/red]










Komentar ditutup.