PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat di Jalan Mendawai Induk, Gang Rawa, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, RT 01 & RT 05/RW 07, Sabtu (21/2/2026) sore. Warga yang tengah bersiap menyambut waktu berbuka puasa dikejutkan adanya peristiwa tersebut. Setidaknya 10 rumah terbakar dalam kejadian nahas tersebut.
Api pertama kali terlihat kurang lebih sekitar pukul 16:20 WIB dari salah satu vidio kiriman warga. Dalam waktu singkat kobaran membesar. Beberapa bangunan sekitar ikut terdampak dikarenakan kondisi rumah yang berdempetan serta sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat merambat ke bangunan lain.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, asap hitam tampak membumbung tinggi dari kejauhan. Sejumlah warga terlihat panik dan berteriak meminta bantuan untuk memadamkan api.
Abah Ali, salah seorang warga mengatakan di lokasi kejadian, api kurang lebih terlihat pukul 16:30 WIB. “Api langsung besar. Kira-kira setengah lima tadi. Sempat ada suara ledakan. Warga yang liat langsung lari ke tempat kejadian,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu petugas Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menuju ke lokasi setelah menerima laporan pada pukul 16:40. “Petugas tiba di lokasi dalam waktu sekitar lima menit dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merambat ke bangunan lain,” ucapnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, kurang lebih sebanyak 11 unit rumah terbakar, sementara lima bangunan lainnya terdampak. Bangunan sendiri memiliki karaktetistik kayu atau semi permanen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun satu warga dilaporkan mengalami luka bakar. Proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 17.30 WIB dan dilakukan pendinginan hingga pukul 18:00 WIB.
Menurut keterangan warga, api diduga berasal dari sebuah rumah milik Idil Admiansyah yang dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang pergi ke pasar. Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh pihak terkait.
Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 1.000.000.000 miliar. Petugas juga melakukan pendataan terhadap bangunan terdampak, pemeriksaan personel serta peralatan sebelum seluruh armada kembali ke pos komando.
Dalam penanganan kejadian, Damkar turut didukung unsur TNI/Polri, BPBD Provinsi, Dinas Kehutanan, Satpol PP Kota, serta relawan pemadam kebakaran. Penyebab pasti hingga saat ini masih diselidiki secara intensif oleh pihak kepolisian dari Polsek Pahandut dan Polresta Palangka Raya.
Berdasarkan data sementara dari relawan, warga terdampak saat ini dialihkan ke Aula Posyandu Terpadu Mutiara Hati. Selain itu, salah satu petugas menyebutkan bahwa data masih bersifat sementara atau berkala.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[ter/red]









Komentar ditutup.