KUALA KURUN – Pada kagiatan Kalteng Bermazmur yang dilaksanakan di Kota Kuala Kurun. Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang mana mencek jalan dan langsung dibuka oleh Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran didampingi Wakilnya, H Edy Pratowo, Pj Bupati Gumas Herson B Aden, serta ada sejumlah pejabat OPD di Provinsi Kalteng, di Stodion Mini Kurun.
Baca Juga : Pencuri Handphone di Kapuas Dibekuk Resmob
Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menjelaskan, kegiatan Kalteng Bermazmur tersebut yang dilakukan di Kurun ini, merupaka kali pertama dan juga menyapa umat kristiani yang ada di Gumas tentunya. Sehingga, selain dari hadiri kegiatan itu dirinya juga langsung memantau dari akses Jalan yang menuju Kota Palangka Raya.

“Kunjungan kita pada Kalteng bermazmur ini tidak hanya satu momen saja, tetapi memberikan bantuan untuk 5000 orang khusus umat kristiani, dan tujuan keduanya kita langsung cek keadaan jalan di videonya itu seperti Jakarta macet total, dan pas kami lewat tidak ada tadi,” ucap H. Sugianto Sabran, dibincangi wartawan, Jumat 20 September 2024 malam.
Ia juga mengatakan, ketika tim dari pihak Provinsi Kalteng melitas di jalan tersebut, tidak ditemukan truk-truk yang melintas di Jalan Kurun-Palangka Raya. Dia juga kembali pertanyakan, apa dikarenakan Gubernur mau lewat ataupun (tidak-Red). Atau karena, ujarnya, jalur stag ekonomi jadi ujarnya, dua macam menjadi pertanyaanya.
Baca Juga : Pemkab Gumas Segera Susun Perbup dan Dokumen Penanggulangan Kemiskinan
“Kalau kita lihat sekelas Gumas ini semestinya Truk Batubara itukan ratusan, CPO ratusan tadi kosong semua lancar-lancar saja, memang tadi saya lihat ada beberapa titik termasuk tiga jembatan yang rusak saya lihat,” akuinya.
Menurut dia, kemungkinan untuk perbaikan dari Jalan dan jembatan itu diperkirakan sekitar Rp.300 miliyar, lalu didalam APBD Perubahan ditambah lagi sekitar Rp.20 miliyar untuk perbaikan jalan ruas Kurun Palangka Raya.
Sugianto berharap, kedepan mudah-mudahan jalan provinsi ini dengan jumlah 1.272 kilometer ini bisa selesai di Tahun 2025 nanti, dan untuk persentase sekarang di angka mencapai 87 persen sudah baik, dan tersisanya hanya 13 persen.
Baca Juga : Pembuatan SKCK di Polres Gumas Wajib Memiliki Kartu Ini?
“Saya tanyakan langsung Kadis PU, untuk penanganan Jembatan lintas Provinsi Kalteng antara Jalan Kurun Palangka Raya ini diperkirakan menghabiskan alokasi APBD sekitar Rp.100 miliyar,” demikian dia.[red]










Komentar ditutup.