PENUTURNEWS.ID – Semangat swasembada pangan terus digalakan di wilayah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng), yang dilaksanakan pada Jumat pagi (10/4/2026). Seperti dilakukan, Polsek Manuhing, Jajaran Polres Gunung Mas bersama pemerintah desa (Pemdes) dan kelompok tani (Poktan) bahu-membahu melaksanakan panen raya jagung hibrida kuartal I di lahan binaan Polri yang berlokasi di Desa Bangun Sari.
Kegiatan yang dimulai pada pagi hari, dan menjadi momen penting bagi masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen, mulai dari staf Kecamatan Manuhing, personel Polsek Manuhing, Koramil, hingga perangkat desa, menunjukkan kuatnya sinergisitas antarinstansi dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat Desa.
Lahan seluas 2 hektar milik Pemerintah Desa Bangun Sari ini merupakan saksi bisu perjalanan panjang sejak masa tanam kuartal IV pada Desember 2025 lalu. Berkat pendampingan intensif dari jajaran kepolisian dan tenaga ahli, tanaman jagung hibrida tersebut tumbuh subur hingga memasuki masa panen yang tepat di bulan April ini.
Hasil panen kali ini tergolong sangat memuaskan, dengan capaian produksi mencapai kurang lebih 8 ton jagung dalam bentuk tongkol. Capaian ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi nyata antara Pemerintah Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), serta Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur yang menjadi motor penggerak di lapangan.
Panen raya ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan langkah konkret untuk mendukung program prioritas Pemerintah melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Fokus utamanya adalah mendorong percepatan swasembada jagung guna memperkuat ketahanan nasional secara mandiri dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, proses panen berlangsung secara gotong-royong. Personel Polsek Manuhing nampak bahu-membahu bersama warga memetik jagung, menunjukkan wajah Polri yang humanis dan hadir di tengah kesulitan maupun kebahagiaan masyarakat petani.
Kapolsek Manuhing, Iptu Teguh Triyono, S.H., M.M., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan desa binaannya tersebut. Ia menekankan bahwa Polri akan selalu menjadi mitra strategis petani dalam mengawal kedaulatan pangan.
“Kami mewakili Bapak Kapolres Gunung Mas memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Poktan Sumber Makmur dan seluruh pihak terlibat. Keberhasilan panen 8 ton jagung ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lini lapangan melalui program Binaan Polri mampu menjawab tantangan ketahanan pangan sesuai visi Asta Cita Presiden RI,” ujar Iptu Teguh Triyono. Sabtu (11/4/2026) siang.
Lebih lanjut, Iptu Teguh menambahkan bahwa pendampingan yang dilakukan kepolisian tidak akan berhenti sampai di sini. Pihaknya melalui Bhabinkamtibmas akan terus memantau distribusi hasil panen serta persiapan musim tanam berikutnya agar kesejahteraan petani di wilayah hukum Polsek Manuhing terus meningkat.
Kegiatan panen raya yang berakhir dengan tertib ini juga dihadiri oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pendamping Desa. Sinergi ini diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Gunung Mas untuk memanfaatkan lahan desa secara optimal demi kepentingan ekonomi warga.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Humas/red]








Komentar ditutup.