PENUTURNEWS.ID – Polres Gunung Mas menerima kunjungan dari Tim Subbidprovos Bidpropam Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam rangka pengawasan penggunaan senjata api (senpi) dan penegakan disiplin personel. Kegiatan ini berlangsung di Markas Polres Gunung Mas, Jalan Bhayangkara, Rabu (15/4/2026).
Kedatangan Kabid Propam Kombes. Pol. Rudi Asriman, S.I.K., M.Si. disambut hangat oleh Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H. yang didampingi Wakapolres Kompol Indras Purwoko, S.H. dan sejumlah PJU Propam Polda serta PJU Polres.
Pria lulusan Akpol tahun 2000 ini menjelaskan, ketika pemeriksaan berlangsung yang mencakup kondisi fisik senjata, kebersihan, kecocokan nomor seri, dan jumlah amunisi.
“Kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan upaya preventif untuk mencegah penyalahgunaan senjata api,” ujar pria yang berpangkat tiga melati dipundaknya ini.
Tambah Rudi yang pernah mejabat sebagai Kapolres di Gunung Mas ini menjelaskan, bahwa dalam pemeriksaan juga meliputi aspek psikologi dan kecakapan personel untuk memastikan bahwa hanya personel yang memenuhi syarat administrasi dan mental yang diperbolehkan membawa senjata organik.
Sementara itu, Mewakili Kapolres Kasipropam Polres Gunung Mas, Iptu Supono, menegaskan komitmen jajarannya dalam mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. “Kami menyambut baik pemeriksaan ini sebagai bentuk pembinaan internal,” katanya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh senjata api organik dan amunisi yang diperiksa dinyatakan lengkap dan dalam kondisi terawat dengan baik. Tim pemeriksa tidak menemukan adanya pelanggaran terkait penguasaan senjata api.
Dengan personel yang disiplin dan peralatan yang selalu dalam kondisi prima, Polri siap menjalankan tugas utama melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat secara maksimal, profesional, dan berintegritas.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Humas/red]










Komentar ditutup.