PENUTURNEWS.ID – Pelaksana Harian (Plh) Kasdim 1018/Gunung Mas, Kapten Cpl Apolo Darmawan mewakili Dandim 1018/Gunung Mas Letkol Inf Akhmad Rahmatullah menghadiri Rapat Koordinasi Awal Pembentukan Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Kamis (7/5/2026).
Rapat ini digelar dalam rangka percepatan pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Gunung Mas, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyelesaian persoalan pertanahan di wilayah setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gunung Mas, Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si menyampaikan, bahwa salah satu agenda prioritas Tim GTRA tahun 2026 adalah penyelesaian sengketa tanah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tewah di Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah.
Menurutnya, hingga saat ini proses penyelesaian sengketa antara Pemerintah Daerah dan masyarakat masih mengalami kendala sehingga membutuhkan dukungan dan fasilitasi dari Tim GTRA.
“Saya berharap melalui Tim GTRA ini dapat difasilitasi penyelesaian sengketa tanah BPP Tewah bersama masyarakat, sehingga status tanah tersebut menjadi clean and clear. Dengan begitu, aset Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dapat kembali dikelola dengan kepastian hukum yang kuat,” ujar Wabup.
Selain persoalan sengketa tanah BPP Tewah, Wabup juga menyoroti masih banyaknya aset tanah milik Pemerintah Daerah yang berada di dalam kawasan hutan.
Ia berharap forum GTRA dapat menjadi wadah untuk memetakan aset-aset tersebut serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait agar penyelesaiannya dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.
“Saya berharap sinergi lintas sektor dalam Tim GTRA dapat berjalan dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal agar target-target yang telah ditetapkan bisa tercapai,” tutupnya.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Pendim/red]








Komentar ditutup.