PENUTURNEWS.ID – Jika selama ini tongkat komando Polres Gunung Mas identik berada di tangan polisi pria, maka sejarah baru kini mulai ditulis. Untuk pertama kalinya, Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau akan dipimpin seorang perwira polisi wanita.
Namanya AKBP Arumsari Puspita Dewi. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada akhir Juni 2026, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 itu dipercaya menggantikan AKBP Heru Eko Wibowo sebagai Kapolres Gunung Mas.
Bagi Polri, pergantian pejabat merupakan hal yang lumrah sebagai bagian dari regenerasi dan penyegaran organisasi. Namun bagi masyarakat Gunung Mas, mutasi kali ini memiliki makna yang berbeda.
Bukan hanya pergantian pemimpin, tetapi juga lahirnya sebuah sejarah baru dengan hadirnya Kapolres perempuan pertama di kabupaten berjuluk Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau tersebut.
Jangan bayangkan, AKBP Arumsari datang hanya bermodal seragam dan pangkat. Rekam jejaknya menunjukkan ia adalah perwira yang ditempa dari lapangan sekaligus ruang pendidikan.
Pada 2017, ia dipercaya memimpin Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan, Jawa Timur. Jabatan itu bukan posisi yang ringan.
Berbagai persoalan hukum dan kriminal menjadi bagian dari kesehariannya, mengasah kemampuan investigasi, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan di tengah dinamika penegakan hukum.
Kariernya kemudian berlanjut di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri sebagai Gadik Kepolisian Muda TK I.
Di sana, AKBP Arumsari tidak lagi berhadapan langsung dengan pelaku kejahatan, melainkan bertugas membentuk karakter, mental, dan profesionalisme generasi baru anggota Polri.
Dari lapangan menuju ruang kelas, ia membawa satu benang merah: membangun institusi kepolisian yang semakin berkualitas.
Pengalaman ganda itulah yang menjadi kekuatan tersendiri. Di satu sisi ia memahami kerasnya penegakan hukum, di sisi lain ia terbiasa membangun sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas.
Kemampuan tersebut diperkuat oleh latar belakang akademiknya. Saat menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK), AKBP Arumsari mengangkat tema penelitian mengenai pemanfaatan kearifan lokal dalam pemolisian masyarakat.
Gagasan itu menekankan bahwa keamanan tidak semata lahir dari penegakan hukum, tetapi juga tumbuh dari kedekatan antara polisi dan masyarakat melalui penghormatan terhadap budaya serta nilai-nilai lokal.
Pemikiran tersebut dinilai sangat relevan dengan karakter Kabupaten Gunung Mas yang kaya akan budaya Dayak, menjunjung tinggi adat istiadat, serta memiliki tradisi musyawarah dan gotong royong yang masih terpelihara.
Kini, tantangan baru menanti di hadapannya. Menjaga keamanan wilayah yang luas, memperkuat pelayanan publik, membangun kepercayaan masyarakat, hingga menjaga sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian dari amanah yang harus dijalankan.
Masyarakat Gunung Mas tentu berharap, kehadiran AKBP Arumsari Puspita Dewi, bukan hanya menghadirkan warna baru dalam kepemimpinan Polres Gunung Mas.
Tetapi juga membawa semangat baru—bahwa kepemimpinan tidak diukur dari siapa yang mengenakan seragam, melainkan dari kemampuan menghadirkan rasa aman, keadilan, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Klk/red]










Komentar ditutup.