Menu ✖

Legislatif

Kasus Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri Diusut, Wakil Ketua DPR: Biarkan Aparat Bekerja

badge-check

Kasus Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri Diusut, Wakil Ketua DPR: Biarkan Aparat Bekerja Perbesar

PENUTURNEWS.ID – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan dukungannya terhadap langkah aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan kasus korupsi yang berkaitan dengan batu bara PLN, Asabri, hingga Krakatau Steel. Menurutnya, setiap proses hukum harus diberikan ruang untuk berjalan tanpa intervensi.

Pernyataan itu disampaikan Cucun menanggapi penggeledahan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di sejumlah lokasi di Jakarta pada Rabu (8/7/2026) malam.

Meski mengaku belum menerima informasi lengkap mengenai lokasi maupun pihak yang menjadi sasaran penyidikan, Cucun memilih menghormati seluruh proses yang sedang berlangsung dan tidak ingin berspekulasi.

“Saya hormati langkah aparat kepolisian. Kalau yang melakukan di tempat siapa atau apa pun saya belum update,” ujar Cucun kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Ia menegaskan, setiap lembaga penegak hukum memiliki mekanisme dan kewenangan masing-masing dalam menangani perkara. Karena itu, seluruh proses penyidikan harus diberikan kepercayaan selama berjalan sesuai ketentuan hukum.

“Kalau dalam rangka penegakan hukum, siapa pun, baik Polri maupun Kejaksaan, kita hargai. Mereka memiliki mekanisme sendiri dalam menjalankan langkah-langkah penegakan hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di de’Clan Signature Cafe dan Koin Money Changer di kawasan Jakarta Selatan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik mencari dan mengamankan barang bukti guna memperkuat proses penyidikan.

Kepala Kortas Tipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, mengungkapkan bahwa penyidikan dilakukan melalui mekanisme joint investigation antara Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya.

Sedikitnya terdapat tiga perkara yang sedang ditangani secara bersamaan, yakni dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam proyek batu bara PLN, dugaan korupsi di PT Asabri periode 2020–2025, serta dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI pada periode yang sama.

Penyidik menegaskan, seluruh rangkaian penyidikan masih terus berjalan. Penggeledahan menjadi salah satu langkah penting untuk mengumpulkan alat bukti sekaligus mengungkap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Saran Kami :

Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok :

https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

 

[RRI/Red]

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Terbakar Termasuk Masjid, Rumah Warga dan Gedung Walet Ikut Hangus

23 Okt 2026 - 07:18 WIB

Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Terbakar Termasuk Masjid, Rumah Warga dan Gedung Walet Ikut Hangus

Geger! Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Kebun Sawit Katingan, Ada Luka di Lengan

23 Okt 2026 - 06:56 WIB

Geger! Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Kebun Sawit Katingan, Ada Luka di Lengan

Kejar Target Desa Sehat, Camat Kahut Wano Siapkan Tim Kecamatan Turun Langsung ke Desa

23 Okt 2026 - 06:41 WIB

Kejar Target Desa Sehat, Camat Kahut Wano Siapkan Tim Kecamatan Turun Langsung ke Desa
Trending di Eksekutif