Kepala Bakesbangpol Gumas Sugiarto, Ketua Bawaslu Yepta H Jinal, dan unsur Forkopimda serta hadir seluruh jajaran Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Gumas saat menanam pohon integritas di halaman kantor bawaslu setempat, Sabtu (25/01/2025).(Foto;Ist)
Kuala Kurun, Penuturnews.id- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melakukan penanaman Pohon Manggis di samping halaman kantor Bawaslu setempat, bersama sejumlah pejabat setempat serta pihak KPU.
Penanaman pohon ini langsung dilakukan oleh Pj Bupati Gumas melalui Kepala Bakesbangpol Sugiarto, Ketua Bawaslu Yepta H Jinal, dan unsur Forkopimda serta hadir seluruh jajaran Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Gumas, pada Sabtu (25/01/2025).
Ketua Bawaslu Kabupaten Gumas Yepta H Jinal disela-sela kegiatan penanaman pohon itu dia menuturkan, pohon manggis ini dipilih karena karakternya yang kuat, kemudian buahnya menunjukkan kejujuran.
Baca Juga : Ada Enam Bupati di Kalteng Bakal Dilantik
“Buah manggis ini harus kita miliki sebagai jati diri kita sebagai seorang pengawas Demokrasi, kita harus kuat terhadap bentuk halangan dan rintangan apapun dalam menjalankan tugas sesuai dengan regulasi, dan harus jujur terhadap diri sendiri yang kita namai itu adalah integritas,” kata Yepta H Jinal.
Lalu Yepta menambahkan buah manggis ini mempunyai kelopak pada bagian bawahnya yang selalu sama dengan jumlah daging buah di dalamnya. Kesesuaian antara luar dan dalam, ciri unik ini sering diinterpretasikan sebagai representasi dari kejujuran.
“Buah ini jujur, apa yang tampak di luar atau jumlah kelopak sejalan dengan apa yang ada di dalam atau jumlah daging buah. Filosofi ini mengajarkan kita tentang pentingnya integritas, di mana tindakan dan perkataan kita sejalan dengan nilai-nilai yang kita yakini,” ungkapnya.
Sebagai informasi, dalam penanaman pohon Integritas ini merupakan instruksi dari Bawaslu Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh seluruh Bawaslu se-Indonesia.[red]
Baca Juga : Tertimbun Tanah Longsor, Kapolsek Kahut : Dua Warga Diduga Tengah Tidur







Komentar ditutup.