KUALA KURUN, Penuturnews.id – Jajaran Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengikuti kegiatan rapat mengenai Focus Group Discussion (FGD) tentang kajian pembentukan Perseroda dan kelayakan usaha di daerah. Sehingga hal itu membahas, terkait perubahan nama dari BUMDS atau Perusda menjadi Perseroda dan tujuannya untuk mengali PAD.
“Kalau perubahan nama Perusda menjadi Perseroda, inipun dari Perdanya sudah kita bahas, juga akan kita sama-sama tetapkan di hari Rabu (21/05), bagi kami nama tidak menjadi masalah, hanya menyesuaikan peraturan-peraturan yang ada,” ungkap Ketua DPRD Gumas Binartha, Kamis (15/05/2025).
“Kita akui kalau perusda ini kami DPRD alergi, kalau mendengar namanya. Karena, sejak dari awal anggaran 2009 sampai sekarang dikucurkan kurang lebih Rp. 6,9 miliar sudah terserap,” kata Binartha lagi.
Beberapa waktu lalu, sambung dia pihaknya juga dengan pengurus lama sudah dilakukan RDP tidak ada uang cas lagi dalam menutup modal, dan hanya bangunan saja yang tersisa. Sehingga, sangat perlu dilakukan perombakan-perombakan untuk pengurus Perseroda ini kedepannya.
“Semenjak saya duduk di lembaga DPRD Gumas, banyak hal yang sudah kami berikan masukan kepada manajemen Perusda ini, tetapi dibalik itu banyak juga mereka didalam pengurus ini tidak jalan, seharusnya mereka melihat penyertaan modal itu sangat luar biasa, dan banyak sektor usaha kalau benar-benar dikelola,” terang dia.
Terlebih lagi, sambungnya, terkait adanya kehadiran dari PBS-PBS yang ada di Kabupaten berjuluk Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini, banyak yang bisa dilakukan langkah dalam kerjasama, baik dari sektor perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan. Sehingga, tambahnya, kehadiran Perseroda nantinya agar perlu perombakan dari sisi pengurus.
“Tetapi kenyataannya saya menilai kebanyakan usaha mereka itu melenceng, seperti penyertaan terakhir untuk membanggun pangkalan minyak dan tanahnya tidak murni milik perusda punya gereja, ini yang menjadi tidak sesuai, maka dengan adanya Perseroda ini nanti dapat lebih baik,” tandas dia.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*/red]










Komentar ditutup.