KUALA KURUN, Penuturnews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunung Mas menyampaikan beberapa poin pekerjaan yang berada di ruas jalan Tumbang Empas-Sepang Simin yang mengunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Tematik Pengembangan Food Estate tahun 2024.
Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong melalui Kepala DPU Baryen menjelaskan, dalam pekerjaan Rekonstruksi Jalan Tumbang Empas-Sepang Simin tersebut, menggunakan anggaran DAK dari Tematik Pengembangan Food Estate, pada Tahun Anggaran 2024 dilaksanakan oleh PT. Sangga Buana Multi Karya Pusat Palangka Raya dan dinyatakan telah selesai sesuai Kontrak.
“Untuk pekerjaan timbunan tanah pada Sta. 8+200 dan pekerjaan timbunan tanah pada daerah yang mengalami kerusakan sesuai foto tanggal 10 Mei 2025 ,yang di sampaikan itu sebenarnya tidak pada titik lokasi pekerjaan atau diluar lokasi yang ditangani oleh kegiatan TA 2024,” tegas Baryen, pada Selasa (08/07/2025).
Selain itu, tutur Baryen, yang ada dilakukan timbunan pekerjaan tersebut, sebenarnya dilakukan oleh masyarakat di Sepang Simin, secara swadaya. Pasalnya, masyarakat disana ada memiliki usaha dan kegiatan di sekitar jalan tersebut, sehingga tidak ada alat untuk pemadat oleh masyarakat.
“Sedangkan kegiatan TA2024 yang dilaksanakan oleh PT. Sangga Buana Multi Karya, hanya terpusat pada lokasi prioritas yang dilaksanakan dengan pekerjaan Lataston lapis aus (HRS-WC) pada Sta 6+ 738 sampai dengan Sta 7 + 747 sepanjang 1,009 KM dan Sta 9 + 693 sampai dengan Sta 12 + 225 sepanjang 2,562 Km,” jelas dia.
Dijelaskannya, dalam perkerjaan ada pertimbangan penanganan demikian yaitu untuk dilaksanakan secara bertahap karena keterbatasan anggaran. Maka pekerjaan tersebut, telah selesai pada bulan desember tahun 2024. Sehingga sketsa penanganan pekerjaan itu yang telah clear.
“Sedangkan untuk pekerjaan batu belah yang mengalami kerusakan sesuai foto warga adalah bagian pekerjaan jalan Tahun anggaran 2023. Kerusakan tersebut akibat gesekan dan getaran/aktifitas alat berat Excavator masyarakat. Lalu kedepan itu akan dilakukan perbaikan sehingga dapat berfungsi dengan baik,” tandas Baryen.
[*/red]
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1








Komentar ditutup.