PANGKALAN BUN, Penuturnews.id – Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman di Jalan G.M. Arsyad, Gang Kaling Kasa, RT. 10, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (1/8/2025) siang. Kebakaran ini menghanguskan sejumlah bangunan tua bermaterial kayu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dwi Agus Suhartono menyampaikan, Mako Damkar menerima laporan awal warga pada pukul sekira 10.50 WIB. Api yang cepat membakar banyak rumah membuat tim pemadam mengerahkan 6 unit mobil pemadam ke lokasi.
“Dari kebakaran ini, 9 rumah warga mengalami rusak berat yang menghanguskan seluruh isinya dan 2 rumah rusak ringan pada bagian dapur,” bebernya.
Dirinya mengungkapkan, objek rumah yang terbakar tersebut bermaterial kayu dari bangunan yang cukup lama sehingga secara penyalaan cepat menyebar. Hal ini menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.
“Kendala utama kami adalah kerumunan masyarakat yang menjadikan musibah tontonan. Kerumunan ini sangat menghalangi jalan dan belum bisa kami
antisipasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata dia, akses jalan yang sempit, padatnya pemukiman dan ketiadaan sumber air kian menjadi tantangan tersendiri. Hal ini membuat proses pemadaman berlangsung selama dua jam hingga pendinginan.
“Terpantau tadi beberapa unit pemadam harus bolak-balik mengisi air dari Mako Damkar. Untuk satu unit itu bahkan ada 3-4 kali pulang pergi,” timpalnya.
“Ini adalah sejarah rekor pemadaman terlama yang kami lakukan. Dari pukul 10.50
sampai 12.40 WIB kebakaran baru dinyatakan selesai hingga proses pendinginan,” tambahnya.
Di samping itu, seorang warga bernama Nur Marsinah (48) yang menyaksikan pada saat itu mengaku terkejut dan panik saat si jago merah mengamuk dengan cepat. Ia bertetangga persis berseberangan dengan rumah yang terbakar.
“Waktu itu di rumah lagi mengayunkan cucu. Tiba-tiba api muncul tanpa ada bunyi letusan. Yang punya rumah tidak ada orangnya. Tetangga sekitar pun lagi pada berkebun, saya berusaha panggil warga lain untuk memadamkan seadanya,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, kerugian dilaporkan mencapai ratusan juta rupiah. 2 motor dan sejumlah unggas ikut habis terbakar. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*/red]










Komentar ditutup.