Menu ✖

Headline

Gubernur Kalteng Klarifikasi Isu, yang 60 Persen Makanan MBG Tak Habis

badge-check

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, makan bersama menu MBG bersama siswa, baru-baru ini.  [Foto : Istimewa] Perbesar

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, makan bersama menu MBG bersama siswa, baru-baru ini. [Foto : Istimewa]

PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, meluruskan informasi terkait adanya kabar bahwa 60 persen siswa tidak menghabiskan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, informasi tersebut bukan pernyataan resmi pemerintah daerah, melainkan hanya opini pribadi yang tidak berdasarkan temuan di lapangan.

“Itu bukan pernyataan pemerintah daerah. Kalau resmi tentu berdasarkan hasil monitoring di sekolah-sekolah. Kami turun langsung mengecek, bahkan saya sendiri datang ke SMA Negeri 3 Palangka Raya, dan hasilnya berbeda dengan isu yang beredar,” tegas Gubernur, baru-baru ini.

Agustiar menyampaikan, saat melakukan dialog langsung dengan siswa di beberapa kelas, mayoritas mengaku senang dengan adanya MBG. Para siswa hanya menyampaikan harapan agar menu makanan bisa lebih bervariasi agar tidak membosankan.

“Anak-anak senang dengan program ini, hanya berharap menu diganti-ganti. Misalnya sayurnya jangan sama terus. Itu masukan yang baik untuk perbaikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah provinsi akan terus melakukan evaluasi agar MBG semakin optimal, baik dari sisi gizi maupun cita rasa. Agustiar juga sempat mencoba makanan MBG dan menilai rasanya baik serta layak dikonsumsi.

“Namanya makanan, tentu ada yang suka dan ada yang kurang. Tapi tidak benar kalau disebut 60 persen tidak habis. Secara umum tidak ada masalah, bahkan anak-anak merasa terbantu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Asisten Setda Kalteng bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Herson B. Aden, menghadiri Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aula Rapat Bajakah Utama, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (21/8/2025).

Herson mengungkapkan MBG sejauh ini baru berjalan di wilayah perkotaan, namun masih menghadapi tantangan, salah satunya tingginya angka sisa makanan hingga 60 persen karena perbedaan selera. Ia berharap pemerintah pusat dapat mengantisipasi kendala tersebut.

Saran kita, supaya ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di

 

[fa/red] 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

25 Okt 2026 - 02:12 WIB

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

Heboh! Pemuda 20 Tahun yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Parit Kasongan, Ada Badik dan Motor CRF

23 Okt 2026 - 12:54 WIB

Heboh! Pemuda 20 Tahun yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Parit Kasongan, Ada Badik dan Motor CRF

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan

23 Okt 2026 - 12:48 WIB

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan
Trending di Hukum dan Kriminal