KUALA KURUN, Penuturnews.id – Beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPRD Gunung Mas, Nomi Aprilia, meminta agar truk-truk dari perusahaan besar swasta (PBS) yang melintasi jalan Kurun Palangka Raya memperhatikan aspek keselamatan masyarakat selaku pengguna jalan umum. Hal ini disampaikan Nomi menanggapi masih banyaknya truk-truk kapasitas besar PBS yang beroperasi di jalan tersebut.
Nomi Aprilia, menyatakan bahwa truk angkutan batu bara dan truk angkutan CPO, kerap terlibat dalam kecelakaan, dan tumpahan minyak CPO dapat membuat jalan menjadi licin dan bisa membahayakan bagi masyarakat pelintas.
“Akibat dari tumpahan hasil angkutan seperti batu bara yang menumpuk di pinggir jalan, kemudian ditambah lagi truk CPO sering tumpah dari tangki maka dapat membuat jalan jadi licin, sehingga sangat membahayakan bagi masyarakat,” ujarnya.
Nomi juga meminta, agar aparat melakukan penindakan tegas terhadap sopir truk yang nakal dan kerap ugal-ugalan di jalan umum.
“Kalau terus dibiarkan hal seperti itu, maka kami meminta agar pihak yang berwenang harus menindak tegas, karena sangat membahayakan masyarakat di jalan umum, maka dari itu pihak PBS juga harus ada pengawasan kepada para sopir,” tegas Nomi.
Nomi berharap bahwa pihak PBS juga harus melakukan pengawasan kepada para sopir untuk memastikan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan keselamatan masyarakat.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[cp/red]










Komentar ditutup.