Menu ✖

Headline

Oh May Gat! DLH Dinilai Lamban, Tanggapi Persoalan Sampah Plastik di Sawit Raya Kian Kronis ‎

badge-check

Nampak tumpukan sampah di Jalan Sawit Raya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim. [Istimewa] Perbesar

Nampak tumpukan sampah di Jalan Sawit Raya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim. [Istimewa]

SAMPIT, Penuturnews.id – Penanganan sampah di Jalan Sawit Raya, Kelurahan Pasir Putih, kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur, menilai lambannya respons Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membuat tumpukan sampah di kawasan tersebut kian menggunung dan menimbulkan keresahan warga.
‎
‎“Saya minta sampah itu segera diangkut. Tidak boleh dibiarkan menumpuk di pinggir jalan seperti itu,” tegas Rudianur, Selasa (2/12/2025).
‎
‎Menurutnya, persoalan yang terjadi tidak hanya soal keterlambatan pengangkutan. Akar masalah juga terletak pada belum tersedianya depo atau titik pembuangan resmi, sehingga masyarakat terpaksa membuang sampah di area terbuka. Kondisi ini, ucapnya, harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
‎
‎“Kita tidak bisa serta-merta menyalahkan masyarakat. Mereka memang tidak punya pilihan lain. Pemerintah harus menyiapkan fasilitasnya. Depo sampah di kawasan itu sangat mendesak,” ujarnya.
‎
‎Politikus Partai Golkar tersebut menilai penumpukan sampah yang dibiarkan terlalu lama sangat berisiko bagi kesehatan, terlebih lokasi berada di area permukiman padat. Selain merusak estetika lingkungan, tumpukan itu dapat menjadi sumber bau tak sedap dan tempat berkembangbiaknya vektor penyakit.
‎
‎“Ini menyangkut kesehatan masyarakat. DLH harus bergerak cepat mengangkut sampah yang sudah menggunung. Itu prioritas yang tidak boleh ditunda,” tegasnya.
‎
‎Tidak hanya solusi jangka pendek, Rudianur juga meminta DLH segera turun ke lapangan melakukan survei lokasi untuk pembangunan depo sampah baru. Ia menekankan agar pemerintah tidak menunda proses jika sudah ada warga yang bersedia menghibahkan tanah untuk kebutuhan tersebut.
‎
‎“Kalau sudah ada warga yang mau menghibahkan tanah, jangan disia-siakan. Pemerintah harus cepat bertindak, cek lokasinya, dan kalau layak, segera bangun,” tandasnya.
‎
‎Ia berharap penanganan sampah di Sawit Raya tidak lagi bersifat tambal sulam. Solusi permanen dinilai sangat dibutuhkan agar persoalan ini terselesaikan secara sistematis dan tidak terus menjadi masalah berulang setiap tahun.
‎
‎”Kita berharap pemerintah daerah bergerak cepat sebelum dampaknya semakin luas dan merugikan masyarakat sekitar,” tandasnya.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di ;

 

[*/red]   

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

25 Okt 2026 - 02:12 WIB

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

Heboh! Pemuda 20 Tahun yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Parit Kasongan, Ada Badik dan Motor CRF

23 Okt 2026 - 12:54 WIB

Heboh! Pemuda 20 Tahun yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Parit Kasongan, Ada Badik dan Motor CRF

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan

23 Okt 2026 - 12:48 WIB

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan
Trending di Hukum dan Kriminal