Menu ✖

Hukum dan Kriminal

Belum Sempat Hirup Udara Bebas, Pelarian Napi Ini Langsung Kandas

badge-check

Belum Sempat Hirup Udara Bebas, Pelarian Napi Ini Langsung Kandas Perbesar

PENUTURNEWS.ID –  Pelarian seorang warga binaan di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026) siang gagal total. Hal ini menjadi perhatian serius jajaran pemasyarakatan di Kalimantan Tengah. Meski berhasil digagalkan tanpa menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan pengawasan di dalam lapas.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIB. Warga binaan berinisial AKS diduga mencoba melarikan diri usai menerima kunjungan dari istrinya. Saat berada di area P2U atau pintu utama pengamanan, AKS disebut menerobos penjagaan dan sempat mengancam petugas yang berjaga di lokasi.

Situasi sempat menegangkan karena aksi berlangsung di area vital yang menjadi jalur keluar masuk warga binaan maupun pengunjung. Namun, petugas lapas yang bertugas bergerak cepat melakukan pengendalian sesuai standar operasional prosedur (SOP) pengamanan.

Berkat kesigapan petugas, upaya pelarian tersebut berhasil digagalkan sebelum AKS keluar dari lingkungan lapas.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memastikan kondisi di dalam lapas tetap aman dan terkendali pasca kejadian. Ia menilai respons cepat petugas menjadi faktor utama yang mencegah situasi berkembang lebih jauh.

“Petugas kami bertindak cepat, terukur, dan sesuai standar operasional prosedur sehingga upaya pelarian dapat segera digagalkan dan situasi tetap terkendali,” ujarnya.

Setelah diamankan, AKS langsung ditempatkan di sel isolasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tim pengamanan lapas bersama jajaran Kantor Wilayah Ditjenpas Kalteng juga melakukan sterilisasi area dan penggeledahan terhadap kamar hunian warga binaan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan barang berbahaya maupun alat komunikasi ilegal di dalam kamar hunian. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan guna mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain serta celah pengamanan yang dimanfaatkan dalam percobaan pelarian tersebut.

I Putu Murdiana menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran keamanan di lingkungan pemasyarakatan. Saat ini, tim Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah bersama aparat kepolisian masih melakukan pendalaman dan investigasi terkait rangkaian kejadian tersebut.

Sebagai langkah evaluasi, pengawasan di area kunjungan dan titik pengamanan utama kini diperketat. Pemeriksaan barang bawaan pengunjung juga ditingkatkan, sementara seluruh jajaran pengamanan diminta memperkuat deteksi dini dan meningkatkan kewaspadaan.

“Kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk semakin memperkuat sistem keamanan, pengawasan, dan deteksi dini di seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Saran Kami :

Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

 

[Ri/red] 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

25 Okt 2026 - 02:12 WIB

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat

24 Okt 2026 - 07:45 WIB

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat

Heboh! Pemuda 20 Tahun yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Parit Kasongan, Ada Badik dan Motor CRF

23 Okt 2026 - 12:54 WIB

Heboh! Pemuda 20 Tahun yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Parit Kasongan, Ada Badik dan Motor CRF
Trending di Polisi