PENUTURNEWS.ID – Fakta mengejutkan, Anton Kurniawan, narapidana kasus penembakan sopir ekspedisi di Kabupaten Katingan, ditemukan meninggal dunia di ruang isolasi Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Minggu (31/5/2026) dini hari.
Kematian mantan anggota kepolisian yang terakhir bertugas di Polresta Palangka Raya itu langsung menjadi sorotan publik. Pasalnya, peristiwa tersebut terjadi hanya sekitar sepekan setelah Anton diduga melakukan upaya pelarian dari dalam lapas menggunakan senjata api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Anton ditemukan tidak bernyawa di ruang isolasi yang sebelumnya digunakan sebagai tempat pengawasan khusus. Petugas lapas yang mengetahui kejadian itu segera melakukan penanganan awal sebelum mengevakuasi jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa ini menambah perhatian terhadap kasus yang menjerat Anton. Sebelumnya, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 11.25 WIB, ia diduga berupaya melarikan diri dari lapas dengan membawa pistol. Aksi tersebut sempat menggegerkan masyarakat dan menjadi perbincangan luas.
Dalam upaya pelarian itu, senjata api yang dibawa Anton diduga masuk ke dalam lapas melalui bantuan istrinya saat jam kunjungan. Namun, upaya kabur tersebut berhasil digagalkan petugas sebelum yang bersangkutan keluar dari area pengamanan.
Sejak insiden itu, Anton ditempatkan di ruang isolasi dan menjalani pengawasan ketat. Hingga akhirnya, ia ditemukan meninggal dunia di ruangan yang sama saat masih berstatus penghuni pengamanan khusus.
Jenazah Anton telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani autopsi. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian yang bersangkutan.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian Anton, termasuk menelusuri kemungkinan faktor kesehatan maupun faktor lain selama masa penempatannya di ruang isolasi.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[ri/red]










Komentar ditutup.