Menu ✖

Eksekutif

Siapa “Jawara” Titik Api di Gunung Mas? Angkanya Bikin Geleng Kepala

badge-check

Sembilan Bulan, 2.466 Hektare Lahan Terbakar – BPBD Ungkap Data Panas dari 12 Kecamatan Perbesar

Sembilan Bulan, 2.466 Hektare Lahan Terbakar – BPBD Ungkap Data Panas dari 12 Kecamatan

PENUTURNEWS.ID – Gunung Mas bukan sedang menggelar pesta kembang api. Namun, sepanjang Januari hingga 9 September 2026, langit dan daratan kabupaten ini seolah tak lepas dari ancaman bara. Sebanyak 4.932 titik api terdeteksi, dengan estimasi luas lahan terbakar mencapai 2.466 hektare.

Angka tersebut bukan sekadar deretan angka di atas kertas. Ribuan titik api menjadi alarm keras bagi pemerintah, petugas penanggulangan bencana, dan masyarakat agar tidak menganggap remeh ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pelaksana BPBD Gunung Mas, Karya, membenarkan tingginya jumlah titik api yang tercatat selama sembilan bulan tersebut.

“Untuk jumlah titik sebanyak 4.932 titik api, sedangkan jumlah luas yang terbakar sekitar 2.466 Ha,” kata Karya, dikomfirmasi, Minggu (20/9/2026).

Rungan Jadi “Raja” Titik Api

Menurut data ujar, karya, dari 12 kecamatan yang masuk dalam catatan BPBD Gunung Mas, Kecamatan Rungan menjadi wilayah dengan jumlah titik api paling banyak. Sebanyak 1.214 titik api tercatat, dengan estimasi luas lahan terbakar mencapai 607 hektare.

Kalau titik api punya klasemen, Rungan boleh jadi sedang duduk di puncak. Namun, ini bukan prestasi yang patut dirayakan, melainkan peringatan agar penanganan karhutla tidak boleh setengah hati.

Kecamatan Kurun menyusul dengan 924 titik api dan estimasi luas lahan terbakar 462 hektare. Kemudian Kecamatan Tewah mencatat 679 titik api dengan luas lahan terbakar sekitar 339,5 hektare.

Selanjutnya, Kecamatan Mihing Raya memiliki 566 titik api dengan estimasi luas lahan terbakar 283 hektare. Kecamatan Sepang tercatat 495 titik api dan luas lahan terbakar sekitar 247,5 hektare.

Sementara itu, Kecamatan Rungan Hulu mencatat 290 titik api dengan estimasi luas lahan terbakar 145 hektare. Kecamatan Manuhing memiliki 270 titik api dan luas lahan terbakar sekitar 135 hektare.

Di Kecamatan Rungan Barat, tercatat 253 titik api dengan estimasi luas lahan terbakar 126,5 hektare. Kecamatan Manuhing Raya memiliki 152 titik api dengan luas lahan terbakar sekitar 76 hektare.

Adapun Kecamatan terendah seoerti, Damang Batu mencatat 37 titik api dengan estimasi luas lahan terbakar 18,5 hektare. Kecamatan Kahut memiliki 31 titik api dan luas lahan terbakar sekitar 15,5 hektare, sedangkan Kecamatan Miri Manasa mencatat 21 titik api dengan estimasi luas lahan terbakar 10,5 hektare.

Bukan Sekadar Angka, Ini Alarm Bahaya

Ia melanjutkan, total 4.932 titik api dan estimasi 2.466 hektare lahan terbakar menunjukkan besarnya tantangan penanganan karhutla di Gunung Mas.

Di tengah ancaman kekeringan dan potensi meluasnya kebakaran, pencegahan menjadi pekerjaan bersama. Petugas di lapangan dituntut bergerak cepat, sementara masyarakat diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan.

Sebab, ketika api sudah menjalar, yang terbakar bukan hanya semak dan pepohonan. Asap dapat mengganggu aktivitas warga, mengancam kesehatan, dan mempersempit jarak pandang.

Gunung Mas punya banyak hutan dan lahan. Jangan sampai yang tersisa hanya cerita tentang luasnya kebakaran.

Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :

WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok :

https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

 

[Klk/Red]

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

24 Okt 2026 - 02:33 WIB

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Terbakar Termasuk Masjid, Rumah Warga dan Gedung Walet Ikut Hangus

23 Okt 2026 - 07:18 WIB

Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Terbakar Termasuk Masjid, Rumah Warga dan Gedung Walet Ikut Hangus
Trending di Katingan