PENUTURNEWS.ID – Siapa sangka, Pulang Pisau nggak cuma terkenal sama keindahan alamnya, tapi juga jadi panggung drama kebakaran hutan dan lahan yang bikin geger. Jumat (07/08/2026), di lobi Polres Pulang Pisau, digelar konferensi pers seru yang nggak cuma membahas kejadian, tapi juga penuh semangat betapa seriusnya polisi menindak para pelaku yang coba-coba main api di kawasan mereka.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, tampil sebagai bintang utama, didampingi Kasatreskrim AKP Rizki Hidayah Harahap dan Kasi Humas IPTU Rusman. Mereka kompak, kayak tim sepak bola yang lagi merapatkan barisan, mengumumkan kronologi kejadian yang bikin hati miris.
Kebakaran ini bermula dari lahan milik warga bernama Rodi di Desa Bawan, RT.005, Kecamatan Banama Tingang. Pada Minggu (02/08/2026).
“Api mulai merambat dari aktivitas pembersihan lahan yang seharusnya simpel, tapi akhirnya jadi bencana besar yang melalap kurang lebih 1 hektar lahan gambut. Untungnya, saat itu tim gabungan sigap datang, dan api bisa dipadamkan sebelum menyebar lebih jauh,” ungkap AKBP Iqbal.
Kapolres Iqbal menjelaskan, penanganan kasus ini berawal dari laporan pada 5 Agustus 2026. Petugas langsung terjun ke lapangan, olah TKP, dan minta keterangan saksi-saksi. Ternyata, kejadian ini dugaab bukan cuma soal iseng, tapi berkaitan dengan aktivitas yang nggak sesuai aturan, yang memicu api dan bikin situasi jadi makin panas.
Dari hasil pemeriksaan, polisi nggak main-main. Mereka tetapkan pasal-pasal yang tegas: Pasal 311 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan bahaya kebakaran, Pasal 27 Ayat (1) Perda Kalteng Nomor 1 Tahun 2020, dan Peraturan Bupati Pulang Pisau Nomor 4 Tahun 2022. Singkatnya, pelaku yang nekat main api bakal berurusan sama hukum, nggak peduli apapun alasannya.
Kapolres juga menegaskan, mereka nggak cuma mau ngurus ini sebatas formalitas, tapi ingin menunjukkan komitmen nyata untuk memberantas kebakaran hutan dan lahan secara transparan dan profesional.
“Karena, bencana karhutla bukan cuma bikin asap tebal di daerah, tapi juga bikin warga was-was dan lingkungan jadi korban,” katanya.
Jadi, jangan coba-coba main api di Pulang Pisau, ya. Polisi sekarang lagi on fire, siap menindak tegas siapa saja yang berani main-main dengan alam.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]











Komentar ditutup.