PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Pada Senin (25/8/2025), sebuah insiden terjadi di halaman Bank Kalteng, di mana tali pengikat bendera terputus. Pihak bank langsung menghubungi Call 112 dan meminta bantuan Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk menangani persoalan itu.
Team Rescue Damkar Palangka Raya bergerak cepat setelah laporan masuk. Seorang petugas memanjat tiang bendera demi mengikat kembali tali yang tersangkut di ujung.
“Salah satu personel memanjat ke atas untuk menyambungkan tali yang terputus. Dapat dibantu, tali diturunkan, tersambung, dan bendera akhirnya bisa berkibar lagi,” ujar Komandan Rescue Damkar Sucipto.
Fenomena ini menyisakan pertanyaan di tengah masyarakat. Mengapa urusan sederhana seperti tali bendera rusak harus selalu melibatkan petugas pemadam kebakaran? Damkar sejatinya dipersiapkan menghadapi kebakaran dan bencana besar. Namun, laporan non-kebakaran terus berdatangan, dari evakuasi hewan hingga persoalan teknis upacara.
Meski kritik muncul, kepercayaan masyarakat terhadap Damkar justru semakin menguat. Kinerja mereka belakangan ini mendapat pujian dan apresiasi luas dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
“Secara khusus saya ingin memberikan apresiasi yang dilakukan oleh teman-teman Damkar. Menurut saya, sekarang ini tingkat kepercayaan publik tertinggi itu ada di Damkar,” ujarnya.
Pramono mencontohkan berbagai laporan non-kebakaran yang sering diterima Damkar. Mulai dari suami istri bertengkar, ATM tersangkut, hingga kucing hilang di atap rumah.
“Artinya, bukan karena Damkarnya pintar bicara, tetapi karena memang bekerja dengan hati. Kita bersyukur masih ada Damkar,” ucapnya menegaskan.
Saran, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok :https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[RRI/red]










Komentar ditutup.