Menu ✖

Hukum dan Kriminal

Sidokkes Polres Gumas Rutin Periksa Menu MBG, Cegah Kandungan Boraks dan Formalin

badge-check

Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Gumas rutin menggelar food security (keamanan pangan) terhadap ribuan porsi makanan siswa, Senin (1/12/2025). [Dok Humas] Perbesar

Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Gumas rutin menggelar food security (keamanan pangan) terhadap ribuan porsi makanan siswa, Senin (1/12/2025). [Dok Humas]

KUALA KURUN, Penuturnews.id  – Komitmen Polres Gunung Mas (Gumas) dalam mengawal kesehatan generasi muda melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan secara konsisten. Mengawali bulan Desember, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Gumas rutin menggelar food security (keamanan pangan) terhadap ribuan porsi makanan siswa, Senin (1/12/2025).

Pemeriksaan yang dipusatkan di Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Gumas ini dimulai pukul 08.00 WIB. Tim Sidokkes melakukan uji kelayakan terhadap menu spesial hari ini, yang terdiri dari Karbohidrat (Nasi Hijau), Protein (Ayam Hainan dan Tempe Goreng), Sayur (Acar Kuning), serta Buah Lengkeng.

Proses pemeriksaan dilakukan secara berlapis. Pertama, uji organoleptik untuk memeriksa Bau, Rasa, Warna, dan Tekstur yang seluruhnya dinyatakan Baik. Kedua, uji kimiawi menggunakan test kit untuk mendeteksi zat berbahaya seperti Borax, Methanil Yellow, Formaldehyde (Formalin), dan Arsenic.

Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui PS Kasidokkes Bripka Yana Maria, Amd.Kep., menegaskan bahwa standar keamanan pangan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

“Hari ini SPPG polres gumas menyajikan menu Nasi Hijau dan Ayam Hainan untuk 2.246 siswa. Sesuai arahan Bapak Kapolres, kami telah melakukan uji laboratorium cepat. Alhamdulillah, hasilnya negatif dari bahan kimia berbahaya seperti Boraks maupun Formalin. Seluruh makanan dinyatakan layak saji,” ujar Bripka Yana Maria di lokasi.

Lebih lanjut, Bripka Yana menjelaskan prosedur pengamanan sampel. “Sebagai bagian dari SOP, kami juga telah memisahkan 5 item makanan untuk disimpan dalam lemari pendingin sebagai bank sample (sampel arsip). Ini bentuk kehati-hatian dan profesionalisme kami dalam menjamin mutu makanan yang dikonsumsi anak-anak,” tambahnya.

Sebanyak 2.246 siswa penerima manfaat program ini tersebar di enam sekolah, yakni SMAN 1 Kurun (917 siswa), SMKN 1 Kurun (385 siswa), SMPN 1 Kurun (778 siswa), TK Pembina (93 siswa), MTs Nurul Yaqin (42 siswa), dan MA Nurul Yaqin (31 siswa).

Dengan pengawasan ketat dari Sidokkes, diharapkan asupan gizi para pelajar di Kuala Kurun dapat terpenuhi dengan aman, higienis, dan berkualitas.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di ;

 

[humas/red]   

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Diduga Dipicu Masalah Keluarga, Kai 79 Tahun Tewas Dibacok Keponakan di Ampah

30 Okt 2026 - 15:00 WIB

Diduga Dipicu Masalah Keluarga, Kai 79 Tahun Tewas Dibacok Keponakan di Ampah

Jumat Keliling, Polres Gunung Mas Dekatkan Diri dengan Warga, Buka Ruang Aduan di Masjid

30 Okt 2026 - 14:42 WIB

Jumat Keliling, Polres Gunung Mas Dekatkan Diri dengan Warga, Buka Ruang Aduan di Masjid

14 Personel Polres Gunung Mas Jalani Tes Kesehatan Calon Pemegang Senpi, Hasil Narkoba Seluruhnya Negatif

30 Okt 2026 - 05:38 WIB

14 Personel Polres Gunung Mas Jalani Tes Kesehatan Calon Pemegang Senpi, Hasil Narkoba Seluruhnya Negatif

Tekan Risiko Kecelakaan, Satlantas Polres Gunung Mas Pasang Spanduk Imbauan di Jalur Rawan Laka

30 Okt 2026 - 05:32 WIB

Tekan Risiko Kecelakaan, Satlantas Polres Gunung Mas Pasang Spanduk Imbauan di Jalur Rawan Laka

Cegah Pelanggaran Sejak Dini, Satlantas Polres Gunung Mas Edukasi Siswa SMPN 1 Manuhing

30 Okt 2026 - 05:22 WIB

Cegah Pelanggaran Sejak Dini, Satlantas Polres Gunung Mas Edukasi Siswa SMPN 1 Manuhing
Trending di Polisi