PENUTURNEWS.ID – Terik matahari tak menyurutkan langkah ratusan personel Polres Gunung Mas yang berbaris rapi di halaman Mapolres, Selasa pagi (28/4/2026). Dengan tameng di tangan dan komando yang bergema, mereka menjalani simulasi penanganan konflik sosial.
Latihan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, diawali dengan Tactical Wall Game (TWG) yang memetakan berbagai kemungkinan skenario konflik. Di ruang itu, strategi disusun. Di lapangan, semuanya diuji.
Memasuki pukul 09.00 WIB, suasana berubah. Simulasi Pengendalian Massa (Dalmas) dimulai. Barisan personel bergerak serempak, menghadapi skenario massa yang kian memanas. Di balik formasi dan peralatan, ada satu tujuan utama memastikan masyarakat tetap aman.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo S.I.K. M.H, menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari langkah preventif. Namun, efektivitasnya tetap akan diuji saat menghadapi situasi riil di masyarakat.
“Setiap personel harus memahami peran dan tanggung jawabnya. Penanganan konflik tidak boleh keliru, harus humanis namun tetap tegas,” ujarnya.
Simulasi Pengendalian Massa (Dalmas) yang melibatkan lebih dari 200 personel menjadi inti kegiatan. Dalam skenario massa yang memanas, personel diuji dalam hal koordinasi, komunikasi, hingga ketepatan pengambilan keputusan di lapangan.
Meski berjalan tertib, ungkapnya, evaluasi tetap menjadi kunci. Melalui Analisis dan Evaluasi (Anev), setiap kekurangan dibuka untuk diperbaiki, sebuah langkah penting agar simulasi tidak berhenti sebagai rutinitas, melainkan benar-benar meningkatkan kapasitas personel.
“Ke depan, tantangan sebenarnya bukan pada latihan, melainkan pada implementasi di lapangan. Seberapa sigap dan presisi aparat bertindak akan menjadi penentu utama dalam menjaga kondusivitas wilayah,” imbuh AKBP Heru.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Humas/red]










Komentar ditutup.