Menu ✖

Hukum dan Kriminal

Baru Sehari Bantah Mundur, Febrie Adriansyah Resmi Lepas Jabatan Jampidsus

badge-check

Baru Sehari Bantah Mundur, Febrie Adriansyah Resmi Lepas Jabatan Jampidsus Perbesar

PENUTURNEWS.ID – Dinamika di tubuh Kejaksaan Agung berubah begitu cepat. Kurang dari 24 jam setelah menepis kabar pengunduran dirinya, Febrie Adriansyah akhirnya resmi mengundurkan diri dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Kepastian itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, pada Sabtu (11/7/2026) dini hari. Ia menyatakan bahwa Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah.

Menurut Anang, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas penegakan hukum di tengah adanya proses hukum yang sedang ditangani Kepolisian Republik Indonesia.

“Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus tetap berjalan normal sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Anang dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Tribunnews Solo.

Kejaksaan Agung juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.

Sempat Membantah Kabar Mundur

Menariknya, hanya beberapa jam sebelum pengunduran diri itu dikonfirmasi, Febrie Adriansyah masih menepis isu yang beredar mengenai dirinya.

Dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jumat (10/7/2026), ia menegaskan hingga Jumat pagi masih menerima arahan dari pimpinan untuk mempercepat penyelesaian sejumlah perkara korupsi yang menjadi perhatian publik.

“Hingga saat ini, saya masih pagi tadi menerima perintah-perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan penanganan perkara yang memang waktunya singkat,” ujar Febrie.

Ia mengatakan seluruh jajaran Jampidsus tetap bekerja seperti biasa, mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingga eksekusi barang bukti.

Menurutnya, seluruh penanganan perkara masih berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), bahkan dipercepat demi mendukung pemberantasan korupsi dan pelaksanaan program prioritas nasional sebagaimana arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Nama Dikaitkan dengan Penggeledahan

Spekulasi mengenai posisi Febrie mencuat setelah namanya dikaitkan dengan penggeledahan sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terhadap sejumlah perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam operasi itu, penyidik mengamankan berbagai barang bukti, termasuk uang tunai senilai sekitar Rp476 miliar, puluhan kilogram emas batangan, mata uang asing, serta sejumlah dokumen dan barang lainnya.

Meski demikian, Febrie membantah berbagai spekulasi yang berkembang. Ia menegaskan rumah di Sentul merupakan rumah pribadinya yang telah dimiliki sejak lama dan menyatakan seluruh proses kepemilikannya dapat ditelusuri.

Terkait uang yang ditemukan dalam penggeledahan tersebut, Febrie menyebut seluruh dana memiliki pemilik dan asal-usul yang menurutnya dapat dipertanggungjawabkan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Mengenai uang yang ditemukan, itu ada pemiliknya, ada kegiatannya, dan semuanya nanti akan dijelaskan melalui proses hukum yang benar,” kata Febrie.

Ia menegaskan belum dapat mengungkapkan rincian persoalan tersebut kepada publik karena masih merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.

Tiga Perkara Besar Sedang Diusut Polri

Sementara itu, Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya masih terus mengembangkan penyidikan terhadap tiga perkara dugaan korupsi yang menjadi dasar rangkaian penggeledahan di sedikitnya 13 lokasi di Jakarta dan Bogor.

Ketiga perkara tersebut meliputi dugaan korupsi terkait pengadaan batu bara PLN, penanganan perkara PT Asabri (Persero) dan PT Asuransi Jiwasraya, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT Catur Bangun Sarana (CBS) kepada PT Krakatau Niaga Indonesia (KNI), anak usaha PT Krakatau Steel, untuk periode 2020–2025.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Macbon, sebelumnya menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam proses penyidikan yang dilakukan secara terpadu.

Penyidik menegaskan pengusutan perkara masih terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan adanya langkah hukum lanjutan seiring ditemukannya alat bukti baru.

Hingga kini, Polri maupun Kejaksaan Agung sama-sama menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan. Status hukum masing-masing pihak yang terkait akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Saran Kami :

Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok :

https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

 

[*/Red]

 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat

24 Okt 2026 - 07:45 WIB

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan

23 Okt 2026 - 12:48 WIB

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan

Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Terbakar Termasuk Masjid, Rumah Warga dan Gedung Walet Ikut Hangus

23 Okt 2026 - 07:18 WIB

Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Terbakar Termasuk Masjid, Rumah Warga dan Gedung Walet Ikut Hangus
Trending di Katingan