PENUTURNEWS.ID – Kunjungan reses perseorangan Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Rayaniatie Djangkan, ke UPT RSUD Kuala Kurun, Senin (20/7/2026), tak sekadar menjadi agenda serap aspirasi.
Momentum itulah, dimanfaatkan jajaran rumah sakit untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak, mulai dari kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes), peningkatan sarana dan prasarana, hingga persiapan menghadapi reakreditasi rumah sakit pada 2027.
Direktur UPT RSUD Kuala Kurun, dr. Rusni D. Mahar, melalui Kabid Pelayanan Penunjang Priesmeilyn, mengatakan pihak rumah sakit menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada anggota DPRD agar menjadi perhatian dalam pembahasan program dan anggaran daerah.
Menurut Prismeilyn menjelaskan, salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah agar tunjangan tenaga kesehatan tetap dipertahankan. Bahkan, apabila kemampuan keuangan daerah memungkinkan, besarannya diharapkan dapat ditingkatkan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap tunjangan tenaga kesehatan tetap dipertahankan. Kalau kondisi keuangan daerah memungkinkan, tentu kami berharap bisa dinaikkan sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian para nakes,” ujarnya.
Selain itu, pihak RSUD juga mengusulkan renovasi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Menurutnya, pembenahan fasilitas tersebut sangat diperlukan agar pelayanan kegawatdaruratan menjadi lebih nyaman, cepat, dan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan.
“Renovasi ruang IGD menjadi salah satu kebutuhan yang cukup mendesak karena berkaitan langsung dengan kenyamanan pasien dan kualitas pelayanan yang kami berikan,” katanya.
Dia menambahkan, rumah sakit juga mengusulkan dukungan anggaran untuk pembangunan beberapa ruangan pelayanan yang masih menjadi kebutuhan. Menurutnya, penambahan fasilitas akan sangat membantu meningkatkan kualitas pelayanan seiring bertambahnya jumlah pasien dan tuntutan pelayanan kesehatan.
Tak hanya itu, RSUD Kuala Kurun juga mulai mempersiapkan diri menghadapi proses reakreditasi dan penilaian akreditasi rumah sakit yang dijadwalkan berlangsung pada 2027. Ia menjelaskan, proses tersebut menjadi salah satu tolak ukur kualitas pelayanan rumah sakit sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD.
“Kami berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dalam reses ini dapat menjadi perhatian bersama dan direalisasikan secara bertahap, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat Gunung Mas semakin berkualitas,” tutup dia.
Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Gunung Mas, Rayaniatie Djangkan juga menitipkan pesan kepada seluruh jajaran RSUD agar terus mengedepankan budaya pelayanan 3S (Senyum, Salam, dan Sapa) juga dimusim kemarau ini kalau bisa gunakan masker. Para wakil rakyat menilai pelayanan kesehatan bukan hanya diukur dari kemampuan medis, tetapi juga dari sikap ramah dan kepedulian kepada pasien.
“Melayani masyarakat harus dengan hati, mengedepankan senyum, salam, dan sapa, juga kalau bisa pakai masker serta memiliki semangat bersama membangun Kabupaten Gunung Mas,” pesan Rayaniatie ke jajaran RSUD.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Klk/red]










Komentar ditutup.