PENUTURNEWS.ID – Memasuki musim kemarau yang mulai meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 1018-01/Sepang, Serma Siswanto, mewakili Danramil menghadiri rapat pengendalian Karhutla tingkat Desa Pamatang Limau, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Pamatang Limau mulai pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB itu menjadi langkah awal memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi saat musim kemarau.
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sepang Usada, S.Pt. mewakili Camat Sepang, Kepala Desa Pamatang Limau Memed, S.Sos., Wakil Ketua BPD Marlina, para Ketua RT/RW, masyarakat setempat, Babinsa Serma Siswanto, Bhabinkamtibmas Polsek Sepang Briptu Harbuba, serta 14 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tengah melaksanakan pengabdian di desa tersebut.
Dalam rapat tersebut, Babinsa bersama pemerintah desa langsung mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama dengan melakukan langkah pencegahan sejak dini dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, forum tersebut juga membahas kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla yang akan digunakan apabila terjadi kebakaran. Pemerintah desa bersama unsur TNI, Polri, dan masyarakat sepakat memperkuat koordinasi agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Tidak hanya itu, rapat juga menghasilkan kesepakatan untuk mempersiapkan Tim Relawan Desa Pamatang Limau yang akan menjadi garda terdepan dalam membantu upaya pencegahan, pemantauan, hingga penanganan awal apabila terjadi kebakaran di wilayah desa.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI melalui satuan kewilayahan untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan risiko bencana Karhutla.
“Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dibandingkan penanggulangan, sehingga ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Sepang dapat diminimalkan sejak awal,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian rapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Pendim/Red]







Komentar ditutup.